Scroll untuk baca artikel
Sorot Desa

Musrenbangdes Desa Candali, Betonisasi Jalan dan Revitalisasi Jembatan Penghubung Jadi Prioritas

386
×

Musrenbangdes Desa Candali, Betonisasi Jalan dan Revitalisasi Jembatan Penghubung Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Musrenbangdes Desa Candali, Betonisasi Jalan dan Revitalisasi Jembatan Penghubung Jadi Prioritas 1
Musrenbangdes Candali. (Foto: Dok. Junaedi).

BOGOR, Kobra Post Online – Desa Candali, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan RKPDesa tahun anggaran 2024 dan Daftar Usulan (DU) RKPDesa 2025.

Kepala Desa Candali, Mad Yani mengatakan bahwa dalam Musrenbangdes ini banyak usulan-usulan dari lembaga RT, RW, kader PKK, karang taruna, dan yang lainnya.

“Terutama banyaknya usulan terkait infrastruktur jalan lingkungan desa,” kata Mad Yani kepada Kobra Post Online di ruang kerjanya, Selasa (19/9).

Ia menjelaskan, sebagian besar pengajuan pembangunan jalan di gang-gang yang menginginkan dibeton. Sayangnya, tidak semua usulan bisa diakomodir oleh anggaran di tahun 2024 nanti.

“Karena berkaitan dengan anggaran juga. Pagunya masih ada beberapa aturan-aturan dari Kementerian Desa (Kemendes). Kita masih memakai aturan atau acuan yang lama,” ucapnya.

Musrenbangdes Desa Candali, Betonisasi Jalan dan Revitalisasi Jembatan Penghubung Jadi Prioritas 3
Kepala Desa Candali, Mad Yani saat memberikan sambutan.
Baca juga: Desa Candali Bakal Sulap Jalan Bebatuan Jadi Beton Gunakan Samisade 2023

Ia menjelaskan, Tembok Penahan Tanah (TPT) menjadi skala prioritas dalam Musrenbangdes ini. Lantaran, beberapa TPT di Desa Candali sudah jebol dan dikhawatirkan roboh menimpa jalan.

“Kita tetapkan tadi, salah satunya TPT di Kampung Anyar. Memang diatasnya masjid, cukup panjang juga TPT-nya hampir 150 meter, yang takutnya setelah musim kemarau curah hujan tinggi mengakibatkan longsor menimpa rumah,” jelasnya.

“Ada juga jalan untuk program Satu Miliar Satu Desa (Samisade), jembatan penghubung atau poros Kampung Anyar ke Kampung Cilantung Desa Cibeteng Udik. Jadi dua kampung, dua desa dan dua kecamatan,” tuturnya.

Dirinya menggambarkan, pembangunan jembatan itu menjadi skala prioritas. Pasalnya, sejak dibangun pada tahun 90an, jembatan itu memiliki lebar yang sempit dan sudah rusak.

“Truk mungkin sudah tidak bisa melintas. Terus jalan poros tiga titik antar RT. Jadi tiga titik jalan lingkungan desa dan satu titik jembatan untuk Samisade,” beber Mad Yani.

desa candali.
Baca juga: UMKM Kecamatan Rancabungur Laris Manis di Ajang Bogor Fest 2023

Ia berharap, hasil dari Musrenbangdes ini dapat terealisasi dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya juga sudah menyampaikan bagi yang belum terealisasi, artinya kami sudah membuat ini semua. RAB-nya sudah ada, maka yang tidak terealisasi di tahun sekarang, mungkin di tahun berikutnya,” ucapnya.

Hadir dalam Musrenbangdes Camat Rancabungur, Dita Aprilia, Kasi Pemerintah kecamatan, Kasi Ekbang kecamatan, RT, RW, kepala dusun (Kadus), LPM, karang taruna, kader PKK, pendamping desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *