Scroll untuk baca artikel
Sorot Desa

2 Program Terbaru Desa Rancabungur, Tampung Aspirasi dan Dekatkan Diri

948
×

2 Program Terbaru Desa Rancabungur, Tampung Aspirasi dan Dekatkan Diri

Sebarkan artikel ini
desa rancabungur.
Kepala Desa Rancabungur, Saepudin. (Foto: Dok. Junaedi-kobrapostonline.com).

BOGOR, Kobra Post Online – Kepala Desa Rancabungur Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor, Saepudin meluncurkan dua program pendekatan pada masyarakat terbaru.

Program pertama yakni pengajian bulanan bagi warga Rancabungur yang akan dimulai pada minggu kedua Juli 2023 ini. Acara yang akan digelar setiap satu bulan sekali itu akan diisi oleh para penceramah berbeda setiap sesinya. Mulai dari penceramah asal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Rancabungur, MUI Kecamatan, hingga ustaz-ustaz ternama lain.

“Pimpinan majelis taklim dan jemaah-jemaahnya menjadikan ajang silaturahmi di desa sebulan sekali. Di samping kita menyampaikan program, juga menyampaikan kerohanian dan lebih mendekatkan diri kepada masyarakat,” katanya kepada Kobra Post Online di Bogor, Rabu (21/6).

Pengajian ini nantinya akan bertempat di Aula Desa Rancabungur. Ia mengaku, acara ini bertujuan untuk membangun interaktif dengan ibu-ibu serta akan menampung aspirasi.

Baca juga: Manfaatkan Dana Desa 2023 Untuk Infrastruktur, Ini Prioritas Utama Rancabungur

Program kedua yakni kunjungan rutin setiap Senin ke sekolah-sekolah yang ada di wilayah Desa Rancabungur. Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Rencananya kita memiliki program, setiap upacara bendera hari Senin, saya datang ke sekolah menjadi pembina upacara,” jelasnya.

Tidak jauh berbeda dengan program pengajian bulanan, kunjungan ke sekolah ini juga disebutnya memiliki tujuan untuk beriteraksi dan mendengar aspirasi para pelajar dan guru di Desa Rancabungur. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukannya guna bisa mengenal lebih jauh sekolah-sekolah di wilayahnya sehingga terjadi kedekatan.

“Karena sekolah merupakan potensi aset desa, yang harus kita bantu, kita dorong. Agar keluh kesah di sekolah bisa kita mengetahui dan bisa disampaikan dalam rapat-rapat tingkat kecamatan, ataupun kabupaten bahkan dengan DPRD,” ucapnya.

Baca juga: Desa Rancabungur Akan Buka Wisata Arung Jeram Tahun 2022

Ia menyebut bahwa aspirasi-aspirasi yang didapatnya dari dua program ini nantinya akan dibawa pada rapat minggon kecamatan. Pasalnya, dalam rapat itu, berbagai stakeholder terkait akan hadir dan dapat memberikan solusi atas keluhan-keluhan masyarakat yang diterimanya.

“Rapat minggon itu dihadiri sama UPT, pengawas sekolah dan dinas instansi yang lain. Nantinya kita bisa menyampaikan keingan dari sekolah dalam forum minggon,” jelas Saepudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *