Camat Bogor Tengah, Dicky Iman Nugraha menegaskan, apapun bentuknya kalau pungli jangan ragu harus dilaporkan.
“Jadi bapak, ibu, jangan ragu laporkan ke nomor ini,” kata Dicky sambil memperlihatkan nomor aduan yang tertulis di stiker.
Selanjutnya Camat Bogor Utara, Riki Robiansah mengingatkan bahwa mulai detik ini, mulai saat ini tidak boleh ada lagi pungutan liar. Silahkan laporkan ke nomor yang tertera di stiker ini.
Kemudian, Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi menegaskan, pendidikan bukan jual beli, apabila ada praktek pungli segera laporkan.
Selanjutnya Camat Tanah Sareal, Sahib Khan mengatakan, pihaknya datang ke sekolah-sekolah bersama para Lurah untuk mengingatkan jangan sampai terjadi praktek pungli di sekolah.
Camat Bogor Selatan, Abdul Rahman mengatakan, bahwa ikhtiar untuk mencegah praktek pungli di dunia pendidikan harus terus dilakukan, “Semoga dunia pendidikan di Kota Bogor lebih baik lagi,” kata Abdul Rahman sambil memasang stiker.

Baca juga: Lakukan Pungli, Kepala SDN Cibeureum 1 Bogor Turun Jabatan
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengucapkan terima kasih kepada Wakil Wali Kota Dedie A Rachim serta seluruh camat dan lurah yang telah terjun langsung ke sekolah-sekolah tingkat SD, SMP se-Kota Bogor untuk mensosialisasikan gerakan anti pungli.
“Warga Bogor, ini adalah nomor aduan pungutan liar di sekolah. Insya Allah semaksimal mungkin ditindak lanjuti. Silahkan laporkan melalui nomor WhatsApp 0852-1845-3813, hatur nuhun,” tulis Bima Arya dalam akun Instagramnya @bimaaryasugiarto.












