Mengenai proses pembuatan puisi, lanjutnya, memakan waktu hingga tiga bulan. Mulai pada Desember 2021 sampai buku ini terbit Maret 2022.
“Untuk proses pembuatan puisinya sendiri sebetulnya tidak begitu lama, karena ada batasan waktu. Nah, yang bikin lama itu proses permohonan izin di Balai Pustaka dan ISBN. Dalam buku itu ada 4 dari 5 puisi karya yang saya buat,” paparnya.
Baca juga : SMPN 1 Rancabungur Siap Jalankan Kurikulum Merdeka
Guru SD itu mentuturkan, hasil karyanya itu baru tercetak 2 buku. Satu untuk pegangan pribadinya dan satu disimpan di sekolah.
“Saya simpan di sekolah itu untuk bisa dibaca oleh siswa dan sebagai motivasi juga. Selain itu, agar saya juga bisa membagi ilmu kepada mereka untuk bisa belajar menuangkan karya,” pungkasnya.













Selamat dan sukses ya 👍👍🥰🥰
Masya Allah keren bunda