BOGOR, Kobra Post Online – Kabar penting bagi lulusan SD dan MI di Kabupaten Bogor. SMP Negeri 1 Rancabungur resmi mengumumkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang akan berlangsung mulai 22 hingga 26 Juni 2026. Tahun ini, sekolah menyiapkan kuota 476 siswa baru melalui sejumlah jalur seleksi yang diklaim berlangsung transparan dan dapat dipantau masyarakat.
Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi SPMB yang digelar SMPN 1 Rancabungur pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimcam Rancabungur, kepala sekolah SD dan MI, operator sekolah, organisasi kepemudaan, PGRI, K3S, serta tokoh masyarakat.
Kepala SMPN 1 Rancabungur, Siti Hodijah, menegaskan bahwa sosialisasi dilakukan untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai mekanisme penerimaan siswa baru tahun ini.
“SPMB akan dilaksanakan mulai 22 sampai 26 Juni 2026. Kami ingin masyarakat memahami seluruh tahapan dan jalur penerimaan secara jelas karena prosesnya dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan dapat dipantau secara online,” ujar Siti Hodijah kepada Kobra Post Online.
Menurutnya, terdapat beberapa jalur penerimaan yang dibuka, yaitu jalur domisili, afirmasi, anak guru atau perpindahan tugas, dan nilai rapor, sesuai ketentuan yang berlaku dalam SPMB 2026.

Baca juga: Kepala SMPN 1 Rancabungur Tegaskan ETP ke Bandung Resmi Dibatalkan, Bantah Isu Kekerasan dan Tekanan ke Siswa
Kuota Capai 476 Siswa Baru
SMPN 1 Rancabungur menyiapkan 11 rombongan belajar (rombel) reguler dengan kapasitas total 440 siswa. Selain itu, sekolah juga kembali membuka program Sekolah Terbuka sebanyak 1 rombel dengan daya tampung 36 siswa.
Dengan demikian, total kuota penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027 mencapai 476 siswa, menjadikan SMPN 1 Rancabungur sebagai salah satu sekolah negeri dengan daya tampung terbesar di wilayah Kecamatan Rancabungur.
“Kami berharap seluruh peserta sosialisasi dapat membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait pelaksanaan SPMB,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan penerimaan murid baru yang bersih dan transparan, kegiatan sosialisasi juga dirangkai dengan penandatanganan fakta integritas dukungan SPMB 2026 oleh unsur pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, serta para pemangku kepentingan yang hadir.
Kecamatan Dorong Informasi SPMB Menjangkau Seluruh Warga
Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan Kecamatan Rancabungur, Moch. Suryana, menilai sosialisasi menjadi langkah penting agar seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan di sekolah negeri.
“Kami berharap informasi SPMB ini benar-benar sampai ke masyarakat luas sehingga seluruh siswa yang memenuhi syarat dapat memanfaatkan kesempatan untuk mendaftar ke SMP Negeri 1 Rancabungur,” ujarnya.
Baca juga: SPMB 2026 SMAN 1 Rancabungur Dibuka, Kuota 288 Siswa Baru Disiapkan, Jalur Prestasi Jadi Primadona
Ia juga menjelaskan bahwa program Sekolah Terbuka kembali dibuka pada tahun ajaran 2026/2027 dengan kuota 36 siswa. Program tersebut sebelumnya lebih dikenal masyarakat sebagai kelas jauh.
Pihak kecamatan juga meminta sekolah dasar, madrasah ibtidaiyah, maupun sekolah swasta untuk membantu memfasilitasi para lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP negeri.
Polsek Rancabungur Siap Kawal Pelaksanaan SPMB
Sementara itu, Polsek Rancabungur memastikan akan melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan pelaksanaan SPMB 2026 guna menjamin proses berjalan sesuai aturan.
Kapolsek Rancabungur, Ipda Yudhi Widhiana menegaskan pihak kepolisian akan melakukan monitoring tanpa melakukan intervensi terhadap proses seleksi.
“Pada prinsipnya kami akan terus memantau pelaksanaan penerimaan murid baru agar berjalan sesuai prosedur. Namun kami tidak akan melakukan intervensi dalam proses penerimaan,” tegasnya.
Baca juga: Memantik Kesadaran pada Lingkungan, SMPN 1 Rancabungur Gelar Karya P5
Polsek juga mengimbau agar informasi SPMB terus disosialisasikan hingga ke tingkat masyarakat sehingga seluruh calon peserta didik memiliki akses informasi yang sama.
Dengan dukungan pemerintah kecamatan, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat, SMPN 1 Rancabungur berharap pelaksanaan SPMB 2026 berjalan lancar, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon siswa.












