Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

TK Plus Putra Bangsa Lepas Angkatan III Lewat Pentas Seni Meriah, Tampilkan Kreativitas dan Kemandirian Siswa

1
×

TK Plus Putra Bangsa Lepas Angkatan III Lewat Pentas Seni Meriah, Tampilkan Kreativitas dan Kemandirian Siswa

Sebarkan artikel ini
Pelepasan siswa yang dipadukan dengan pentas seni.

BOGOR, Kobra Post Online – Keceriaan dan kebanggaan terpancar dari wajah para siswa TK Plus Putra Bangsa saat mengikuti kegiatan Pelepasan Siswa dan Pentas Seni yang digelar di kawasan Balong Kabayan, Kampung Ciranjang, Pamoyanan, Bogor Selatan, Sabtu (20/6).

Acara yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan anak-anak di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebelum melanjutkan ke Sekolah Dasar (SD).

TK Plus Putra Bangsa yang berlokasi di Kampung Pasirangin, Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, secara konsisten setiap tahun menyelenggarakan kegiatan pelepasan siswa yang dipadukan dengan pentas seni sebagai bentuk apresiasi terhadap proses belajar serta perkembangan karakter anak.

Tahun ini menjadi momen istimewa karena sekolah melepas siswa Angkatan III. Puluhan peserta didik yang telah menyelesaikan masa pembelajaran dibekali berbagai kemampuan akademik maupun nonakademik sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Dengan mengusung semangat “Belajar, Bermain, Bersama dan Gembira”, TK Plus Putra Bangsa berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membangun karakter positif sejak usia dini.

Kepala TK Plus Putra Bangsa, Isti Wuryanti, mengungkapkan rasa bangganya terhadap perkembangan yang telah dicapai para siswa selama mengikuti proses pembelajaran.

“Anak-anak yang awalnya belum berani datang ke sekolah sendiri, kini sudah mampu hadir tepat waktu secara mandiri. Mereka juga dibekali etika, motivasi belajar, serta keterampilan hidup sesuai usianya, seperti menjaga kebersihan, mencuci perlengkapan pribadi, membuang sampah pada tempatnya, hingga belajar membaca, menulis, berhitung, dan menggambar sederhana,” ujarnya.

Baca juga: Ketika Anak-anak TK Plus Putra Bangsa Ikuti Lomba Agustusan

Menurut Isti, selain kemampuan akademik, sekolah juga menanamkan nilai-nilai karakter dan keagamaan kepada para peserta didik.

“Anak-anak dilatih untuk berani, jujur, bertanggung jawab, serta mampu melaksanakan bersuci, salat, dan menghafal doa-doa harian. Kami optimistis mereka dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan sekolah yang baru,” tambahnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Daya Putra Bangsa, Heri Cokro, menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam membentuk karakter anak.

“Pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan hasil kerja bersama antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial. Jika ketiganya berjalan seiring, maka kita tidak perlu khawatir terhadap masa depan anak-anak. Nilai-nilai baik yang telah diajarkan harus terus dijaga dan diperkuat,” tuturnya.

Apresiasi juga datang dari para orang tua siswa. Salah seorang wali murid, Ria, mengaku merasakan perubahan positif pada anaknya sejak menempuh pendidikan di TK Plus Putra Bangsa.

“Anak saya yang dulu pemalu sekarang lebih berani tampil, lebih mandiri, dan semakin percaya diri. Saya berharap sekolah ini terus berkembang dan semakin dipercaya masyarakat,” katanya.

Penghargaan dari orang tua siswa untuk penduduk dan pengurus yayasan.
Baca juga: WKRI Bantu Alat Permainan Untuk Anak-anak TK Putra Bangsa

Ketua Yayasan Daya Putra Bangsa, Willy Kamawijaya, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendedikasikan tenaga, waktu, dan kasih sayang dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan para orang tua menjadi motivasi bagi yayasan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada anak-anak.

Berbeda dari suasana perpisahan yang identik dengan kesedihan, kegiatan pelepasan siswa kali ini justru dipenuhi nuansa kegembiraan. Para orang tua, guru, dan tamu undangan tampak menikmati beragam penampilan yang dibawakan siswa dengan penuh antusias.

Anak-anak tampil percaya diri membawakan berbagai pertunjukan seni dan budaya, seperti tarian Yamko Rambe Yamko, Manuk Dadali, Jaran Kepang, dan Ampar-Ampar Pisang. Selain itu, mereka juga menampilkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sari tilawah, hafalan doa harian, serta memimpin seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hari Merdeka.

Penampilan tersebut menjadi bukti nyata proses pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga membangun kreativitas, keberanian, kepercayaan diri, dan kemandirian anak sejak usia dini.

Acara ditutup dengan suasana haru melalui penyerahan penghargaan dan kenang-kenangan dari pihak sekolah serta perwakilan orang tua kepada para guru sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *