Mahasiswa Unpak Ajari Membuat Hand Sanitizer di Kelurahan Babakan

oleh -1.144 views
Hand Sanitizer
Sekretaris Kelurahan Babakan, Iyan Sofyan (kiri) menyaksikan pembuatan Hand Sanitizer.

BOGOR, Kobra Post Online – Merebaknya penularan virus Corona di Indonesia, membuat masker, suplemen, sabun antibakteri, hingga hand sanitizer menjadi mahal dan langka di pasaran. Oleh sebab itu, sebagian orang mulai membuat hand sanitizer sendiri.

Hand sanitizer adalah produk pembersih tangan berbasis alkohol yang bisa berbentuk gel atau cairan. Produk ini digunakan untuk membersihkan tangan agar bersih dari virus dan bakteri.

Walaupun tidak seefektif air dan sabun, hand sanitizer dapat dimanfaatkan saat kesulitan menemukan air bersih dan sabun untuk mencuci tangan.

Ide memproduksi hand sanitizer sendiri, muncul dari salah satu mahasiswa Universitas Pakuan Bogor. Dia adalah R. Nanda Handika W. mahasiswa FKIP Prodi B. Inggris ini sedang mengadakan kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) di RW Siaga Corona yaitu di RW 07 Kelurahan Babakan Kecamatan Bogor Tengah.

Nanda mengajari warga RW 07 Kelurahan Babakan membuat hand sanitizer sendiri, tanpa harus membeli yang sudah jadi.

Seperti yang dilakukan pada Minggu (12/7/2020) bersama Ketua RT 02 RW 07, TB. Achmad Hidayat, dia mengumpulkan perwakilan warga dilokasi Poskamling setempat. Dihadapan warga, Nanda melakukan demonstrasi atau tata cara membuatnya.

Praktek membuat hand sanitizer ini diapresiasi oleh Sekretaris Kelurahan Babakan, Iyan Sofyan yang menyaksikan langsung kegiatan PKM mahasiswa Unpak tersebut.

“Terima kasih kepada Nanda yang telah mengajari warga Babakan, khususnya warga RW 07 tentang cara membuat hand sanitizer. Mudah-mudah bisa ditindak lanjuti oleh warga, sehingga bisa membuat hand sanitizer sendiri tanpa harus membeli di toko yang harganya jauh lebih mahal,” kata Sofyan.

Menurut Nanda, cara pembuatan hand sanitizer yang dilakukannya sudah sesuai dengan formulasi/standar WHO (World Health Organization). Dalam prakteknya Nanda menyiapkan Alkohol 833 ml, H2O2 (Hidrogen) 41,7 ml Gliserin/Gliserol 14,7 ml dan air bening 110 ml.

Dari racikannya tersebut dihasilkan 1100 liter cairan untuk pembersih tangan. Pembuatan hand sanitizer ini ternyata cukup singkat, sekitar 10 menit langsung bisa digunakan.

Baca juga : KKN Tematik Mahasiswa IPB di Tengah Pandemi COVID-19

Sementara itu Ketua RW 02 RW 07 TB. Achmad Hidayat menambahkan, PKM mahasiswa Unpak di RW 07 ini adalah bagian dari kegiatan RW Siaga Corona.

Selain praktek membuat hand sanitize, kegiatan lainnya adalah sosialisasi Protokol Kesehatan kepada masyarakat. Dengan menyebarluaskan informasi tentang Protokol Kesehatan melalui poster yang di tempel di wilayah RW 07.

Reporter          : Iful Saepulloh

Editor              : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *