Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

SDN Rancabungur 3 Siap Menjadi Sekolah Adiwiyata

2877
×

SDN Rancabungur 3 Siap Menjadi Sekolah Adiwiyata

Sebarkan artikel ini
sdn rancabungur 3.
Tim verifikasi meninjau area sekolah didampingi oleh kepala sekolah. (Foto: Dok. Junaedi-kobrapostonline).

BOGOR, Kobra Post Online – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rancabungur 3 Desa Rancabungur Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor siap menjadi Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Bogor yakni sekolah berwawasan lingkungan.

Untuk merealisasikan menjadi Sekolah Adiwiyata dilakukan verifikasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dan dinas terkait, pada Rabu (24/5).

Kunjungan tim verifikasi disambut oleh para siswa, kepala sekolah dan guru-guru. Hadir pada acara tersebut Camat Rancabungur, Dita Aprilia, Kepala Desa Rancabungur, Saefudin, K3S, pengawas, ketua PGRI dan ketua Kwarran.

Ketua Tim verifikasi DLH Kabupaten Bogor selaku Sub Koordinator Peran Serta Masyarakat, Surya Sumini mengatakan, pihaknya memverifikasi calon Sekolah Adiwiyata. Menurutnya, beberapa aspek yang perlu dilihat diantaranya aspek kebersihan drainase, tentang kampanye konservasi energi, konservasi air, pengelohan sampah, tentang kader dan sosialisasinya.

“Yang paling terpenting adalah gerakan Peduli Budaya dan Lingkungan Hidup Sekolah (PBLHS) itu yang penting, bagaimana caranya kita mengimplementasikan ke peserta didik, karna didalam Gerakan PBLHS itu adalah kerjasama antara warga sekolah,” kata Surya kepada Kobra Post Online seusai verifikasi di SDN Rancabungur 3.

sdn rancabungur 3.
Baca juga: Keren, SDN Rancabungur 3 kembali Lahirkan 14 Siswa Pramuka Siaga Garuda

Bukan hanya tim Adiwiyata, lanjutnya, perlu adanya kerja sama antara guru-guru, peserta didik, pendidik, kantin, satpam dan sebagainya. “Bagaimana cara memilah sampah, sudah mengurangi sampah plastik dan di sekolah ini tidak menggunakan styrofoam,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pihaknya mengimplementasikan di lapangan guna memastikan adanya kesesuaian dengan melihat secara administrasi dan di lapangan. Ia melihat, adanya perubahan perilaku dan siswa sudah menggunakan tempat makan serta tempat minum sendiri.

“Itu merupakan salah satu perilaku yang sudah berubah, dengan siswa membawa tempat makan dan minum sendiri, bisa mengurangi sampah,” jelasnya.

Baca juga: Pencak Silat Jadi Ekskul Baru SDN Rancabungur 3

Sementara itu, Camat Rancabungur, Dita Aprilia berharap SDN Rancabungur 3 bisa menjadi SD percontohan bagi sekolah-sekolah lain yang ada di wilayah Rancabungur.

“Agar sekolah lain bisa mengikuti menjadi Sekolah Adiwiyata. Karena sebenarnya ini tidak sulit, sebab ini sudah perilaku yang seharusnya dilakukan setiap hari, terutama peserta didik kita memberikan pembelajaran untuk melestarikan lingkungan dan memilah sampah,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *