BOGOR, Kobra Post Online – Sekolah Menengah Negeri (SMAN) 1 Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama tiga hari ke depan, Senin (15/7).
Dalam kegiatan MPLS yang diikuti oleh 288 siswa baru ini, SMAN 1 Rancabungur berkomitmen anti kekerasan dan perundangan di lingkungan sekolah.
Ketua Panitia MPLS, Siti Haerani mengatakan bahwa hari pertama atau pembukaan kegiatan MPLS di SMAN 1 Rancabungur, dilakukan dengan penyematan kartu peserta siswa baru, setelah upacara bendera.
“Semuanya kami mengikuti panduan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Jadi setelah kegiatan upacara, kita lanjut pembukaan MPLS secara serentak melalui zoom meeting,” kata Hera sapaan akrabnya kepada Kobra Post Online di Bogor, Senin (15/7).

Baca juga: SMAN 1 Rancabungur Berkomitmen Laksanakan PPDB 2024 Secara Transparan
Lanjut Hera, setelah selesai zoom, dilanjutkan dengan pemberian materi oleh guru tentang kebhinekaan dan anti perundungan di lingkungan sekolah.
“Hari kedua juga menyesuaikan, yang jelas materi-materi yang ada di buku panduan kita sampaikan semua,” ujarnya.
Lalu, sambungnya, sekolah akan mengundang pihak kepolisian dan Babinsa. Tujuannya guna memberikan materi tentang sadar hukum dan pencegahan narkoba.
“Untuk pencegahan narkoba nantinya dari Polsek Rancabungur, sedangkan yang materi sadar hukum dari Babinsa,” ujar Hera.
Baca juga: 24 Siswa SMAN 1 Rancabungur Lolos SNBP
Ia menjelaskan, SMAN 1 Rancabungur juga memiliki duta sadar hukum. Selain itu, di hari ketiga pelaksanaan MPLS akan diisi dengan pengenalan ekstrakurikuler dan yang lainnya.
“Melalui pengenalan lingkungan sekolah ini, kita berharap mereka bisa membangun kebersamaan. Lalu, kebhinekaan itu menjauhkan dari sifatnya pembullyan atau perundungan,” jelasnya.
Ketua panitia itu berharap agar siswa baru dapat mengenal sepenuhnya lingkungan dan pembelajaran di SMA. “Mudah-mudahan tidak terjadi intoleran hingga dapat mengembangkan potensinya,” pungkas Hera.









