BOGOR, Kobra Post Online – Kabar baik bagi lulusan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri favorit. SMAN 1 Rancabungur, Kabupaten Bogor, resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan kuota awal sebanyak 288 siswa baru yang akan ditempatkan dalam delapan rombongan belajar (rombel).
Pelaksanaan SPMB tahun ini berlangsung lancar dan transparan dengan sistem seleksi berbasis digital yang diterapkan secara serentak oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kepala SMAN 1 Rancabungur, Winda Yulinda, melalui Panitia SPMB, Siti Nurlaelasari, mengatakan seluruh tahapan penerimaan siswa baru telah diawali dengan kegiatan sosialisasi kepada perangkat daerah serta operator SMP negeri dan swasta di wilayah sekitar.
“Secara umum mekanismenya sama karena berada di bawah satu dinas provinsi. Sebelum pendaftaran dibuka, kami melaksanakan sosialisasi dan pemetaan calon murid baru melalui tahap PCMB,” ujar Siti kepada Kobra Post Online, Senin (15/6).
Menurutnya, hasil pemetaan tersebut menjadi dasar penentuan jalur pendaftaran yang dapat dipilih oleh calon peserta didik.

Baca juga: SMAN 1 Rancabungur Kembangkan Bakat Siswa Lewat Gravitasi: Vokal, Band, Dance, dan Flashmob
Pada Tahap 1, pendaftaran dibuka melalui jalur prestasi akademik dan non-akademik serta jalur mutasi. Prestasi akademik meliputi capaian OSN, O2SN, dan nilai rapor, sedangkan prestasi non-akademik berasal dari berbagai kejuaraan yang pernah diraih siswa.
Sementara pada Tahap 2, pendaftaran dibuka melalui jalur domisili dan Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM).
Berikut jadwal pelaksanaan SPMB SMAN 1 Rancabungur Tahun 2026:
– Tahap 1: 15–19 Juni 2026
– Tahap 2: 30 Juni–6 Juli 2026
Kuota Bisa Bertambah Sesuai Kebijakan
Siti menjelaskan, kuota awal yang tersedia saat ini sebanyak 288 peserta didik dengan kapasitas 36 siswa per rombel. Namun jumlah tersebut masih berpotensi berubah menyesuaikan kebijakan terbaru dari Dinas Pendidikan.
“Terdapat imbauan agar sekolah dapat menampung lebih banyak siswa apabila masih banyak calon peserta didik yang belum tertampung. Namun penyesuaian itu harus tetap memperhatikan kondisi sekolah dan tidak boleh mengalihfungsikan fasilitas seperti masjid, laboratorium, maupun perpustakaan menjadi ruang kelas,” jelasnya.
Ia menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara otomatis oleh sistem sehingga sekolah hanya berperan melakukan verifikasi data dan pemantauan.
“Semua dilakukan oleh sistem, mulai dari pemeringkatan hingga hasil seleksi. Sekolah hanya melakukan verifikasi dan monitoring,” katanya.
Baca juga: SPMB Jabar 2025, SMAN 1 Rancabungur Siapkan 8 Rombel
Proses SPMB Berjalan Kondusif
Hingga memasuki pelaksanaan Tahap 1, proses SPMB di SMAN 1 Rancabungur berjalan aman dan kondusif tanpa kendala berarti.
Menurut Siti, masyarakat kini semakin memahami mekanisme penerimaan siswa baru yang berbasis sistem sehingga proses pendaftaran berlangsung lebih tertib dan transparan.
“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada masalah yang signifikan. Yang ada hanya pertanyaan-pertanyaan umum dari pendaftar terkait proses pendaftaran,” ungkapnya.
Didukung Fasilitas Lengkap dan Segudang Prestasi
Selain menjadi salah satu SMA negeri yang diminati, SMAN 1 Rancabungur juga memiliki berbagai fasilitas pendukung pembelajaran yang cukup lengkap.
Sekolah ini menyediakan beragam kegiatan ekstrakurikuler seperti futsal, bola voli, basket, handball, taekwondo, karate, pencak silat, seni tari, Pramuka, PMR, Paskibra hingga klub debat.
Sejumlah ekstrakurikuler bahkan secara konsisten mengharumkan nama sekolah melalui berbagai kompetisi tingkat daerah maupun nasional.
“Pramuka, PMR, Paskibra, futsal, dan debat menjadi ekstrakurikuler yang cukup sering menyumbangkan prestasi bagi sekolah,” ujar Siti.
Salah satu prestasi membanggakan datang dari tim debat yang berhasil meraih predikat Tim Terbaik ke-9 pada Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI). Pada tahun-tahun sebelumnya, tim debat SMAN 1 Rancabungur juga pernah meraih juara 3 dan juara 4.
Meski fasilitas sekolah tergolong lengkap, saat ini pihak sekolah masih berharap dapat memiliki laboratorium bahasa untuk melengkapi sarana pembelajaran yang sudah ada.
Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak
Melalui SPMB 2026, SMAN 1 Rancabungur berharap dapat menjaring peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.
“Kami berharap siswa baru dapat membawa prestasi yang lebih baik lagi, memiliki semangat positif, serta ketika lulus nanti tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan menjadi kebanggaan masyarakat,” pungkasnya.












