Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor: PKL Puncak yang Ditertibkan Harus Dapat Kios

18
×

Ketua DPRD Kabupaten Bogor: PKL Puncak yang Ditertibkan Harus Dapat Kios

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Bogor: PKL Puncak yang Ditertibkan Harus Dapat Kios

BOGOR, Kobra Post Online – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menekankan kepada pemerintah daerah setempat agar pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Wisata Puncak yang ditertibkan mesti mendapatkan kios di Rest Area Gunung Mas.

Rudy mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Bogor harus mengakomodir semua PKL yang ada di Jalur Wisata Puncak.

Ia mengingatkan pentingnya memastikan para pedagang yang direlokasi mendapatkan kios-kios yang telah disediakan.

Rudy juga meminta PT Sayaga Wisata sebagai pengelola rest area, membuat kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

“BUMD tentu ingin profit, tapi fokus utama kita adalah melayani masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkapnya, Selasa (25/6/24).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor sebelum melakukan penertiban harus memastikan kebijakan yang diambil berpihak pada ekonomi masyarakat.

“Jangan sampai kawasan tertata rapi, tapi ekonomi masyarakat stagnan. Kebijakan harus seimbang antara mencari profit dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD itu menekankan pentingnya solusi yang baik bagi masyarakat dalam menciptakan tata kelola yang baik. Ia bahkan menyarankan agar pemerintah daerah duduk bersama para pelaku usaha untuk mendapatkan solusi terbaik.

“Jika rest area ditata dengan baik, pasti ada solusi terbaik. Pastikan pedagang yang telah terdata dari awal menempati rest area,” ucapnya.

Baca juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Jangan Biarkan Pungli di Lokasi Wisata

Sementara, Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu memastikan perekonomian pedagang kaki lima di Kawasan Wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat akan menjadi lebih baik setelah pindah ke Rest Area Gunung Mas.

Pemkab Bogor telah menyediakan berbagai fasilitas untuk para pedagang, termasuk menggratiskan biaya retribusi selama enam bulan ke depan.

Pengelola Rest Area Gunung Mas PT Sayaga Wisata bahkan sedang mengintegrasikan pintu keluar masuk Agro Wisata Gunung Mas dengan rest area, agar para pedagang ramai dikunjungi wisatawan.

“Harapan kita perekonomian menjadi lebih baik, karena alur keluar masuk Gunung Mas itu akan melintasi ke sini (Rest Area Gunung Mas),” kata Asmawa.

Selain itu, Pemkab Bogor juga menggratiskan biaya parkir bagi kendaraan wisatawan yang keluar masuk Rest Area Gunung Mas.

Ia menilai sistem parkir berbayar yang diterapkan sejak Rest Area Gunung Mas beroperasi pada pertengahan 2023 sebagai salah satu penyebab sepinya pengunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *