Ini yang Dilarang di Kabupaten Bogor Saat PSBB

oleh -1.499 views
PSBB
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

BOGOR, Kobrapostonline.com – Seperti halnya Kota Bogor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor  juga akan berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Rabu 15 April  besok.

Menurut Bupati Bogor Ade Yasin yang dirilis Diskominfo Kabupaten Bogor, bahwa pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan membatasi aktivitas tertentu, diantaranya ibadah dilakukan di rumah masing masing. Belajar di rumah dan bekerja dari rumah (work from home).

Selalu gunakan masker jika terpaksa ke luar rumah, kerumunan hanya boleh maksimal 5 orang, penumpang angkutan hanya boleh 50 persen dari kapasitas. Rumah makan hanya boleh melayani pesanan bawa pulang (take away). Jam operasional pasar rakyat pukul 04.00-12.00 WIB, toko dan minimarket pukul 08.00-18.00 WIB, Supermarket dan Hypermarket pukul 10.00-18.00 WIB.

“Saya sudah mengikuti rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemrov Jabar) dengan lima daerah Bodebek (Bogor, Depok, dan Bekasi) yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan untuk melaksanakan PSBB. Pelaksanaannya akan dimulai pada hari Rabu 15 April 2020 secara serentak oleh lima daerah Bodebek. Kemudian akan ada evaluasi setelah 14 hari dan bisa diperpanjang jika memang diperlukan,” paparnya.

Ade menjelaskan, pada saat PSBB ada delapan sektor usaha yang dikecualikan yakni, sektor kesehatan, pangan, energi, komunikasi, logistik. Kemudian ada sektor kebutuhan sehari-hari dan sektor industri strategis di Kawasan Pemerintah Daerah (Pemda) Bogor. Serta Pelayanan Pemerintah TNI dan Polri tetap berjalan.

“Sedangkan untuk pembatasan kerumunan orang juga ada yang dikecualikan, dengan ketentuan khusus untuk khitanan, pernikahan, pemakaman dan takziyah bukan korban Covid-19. Dibatasi hanya 20 orang saja,” jelasnya.

Baca juga : Rabu PSBB Diberlakukan, Dishub Kota Bogor Sekat 11 Titik Ruas Jalan
Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *