Scroll untuk baca artikel
Nasional

Arus Balik, Warga Diimbau Hindari GT Halim

2450
×

Arus Balik, Warga Diimbau Hindari GT Halim

Sebarkan artikel ini
Arus Balik, Warga di Imbau Hindari GT Halim

JAKARTA, Kobra Post Online – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari gerbang tol (GT) Halim pada Jumat (6/5) besok.

Sebab, menurutnya, arus balik kendaraan para pemudik dari berbagai daerah akan mulai terjadi besok hari (Jumat).

“Arus balik lebaran tahun ini kita perkirakan mulai besok sudah mengalami peningkatan yang signifikan dibanding dengan hari ini,” ungkap Kombes Pol Sambodo kepada wartawan, Kamis (5/5).

Dirlantas itu menyebutkan, kurang lebih ada sekitar 1,2 juta kendaraan yang akan melewati GT Halim sebagai pintu masuk dari arah Timur ke Jakarta. Kendaraan akan datang dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Pada saat arus balik nanti, semuanya akan bermuara di Jakarta. Itulah sebabnya kami Ditlantas Polda Metro Jaya perlu melakukan rekayasa lalu lintas. Dan memberi imbauan kepada masyarakat agar perjalanan arus balik tidak terhambat,” ucapnya.

Menurut Sambodo, meskipun kemacetan arus lalu lintas tidak dihindari, namun pihaknya akan mengatur hal itu untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.

“Kita tidak bisa menghindari kemacetan yang akan terjadi akibat peningkatan volume arus lalu lintas, namun kita akan mengelolanya dengan baik agar tidak ada komplain dari warga,” tuturnya.

Baca juga : Demi Mudik, Meski Sakit Seorang Sopir Angkot Paksakan Bekerja

Kombes Pol Sambodo juga menerangkan, bahwa pihaknya akan menerapkan sistem one way (satu arah) dalam penanganan arus balik pemudik.

“Kami harus melakukan rekayasa lalu lintas di gerbang tol Halim, pada saat one way arus balik. Karena gerbang tol Halim ini jumlahnya hanya 13 pintu, sangat terbatas menampung derasnya arus balik yang datang dari jalur A dan B yang masuk ke Jakarta,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *