Selain itu, Bima Arya juga akan melakukan evaluasi menyeluruh pejabat dilingkungan Disdik. “Kalau tidak mampu lebih baik jangan bertugas di Disdik,” tegasnya.
Saat meninjau SDN Bantarjati 9 yang ambruk Wali Kota, Bima Arya, didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Dani Rahadian, Camat Bogor Utara, Riki Robiansah dan Kepala Sekolah SDN Bantarjati 9, Suci Iriani.
Pada kesempatan itu, Bima Arya langsung menuju ruang kelas yang mengalami kerusakan pada atapnya hingga ambruk. Dari laporan kepala sekolah, ruang kelas yang mengalami atap ambruk sudah tidak digunakan sejak Oktober lalu, karena memang kondisinya sudah mengkhawatirkan.

Baca juga: Proyek Rehabilitasi Bertingkat SDN Lumpang 02 Parung Panjang Ambruk
Setelah itu pihak sekolah langsung melaporkan kepada Disdik Kota Bogor. Namun karena kondisi sudah sangat rapuh, atap sekolah tersebut ambruk pada tanggal 19 dan 25 November 2022.
Pada pengecekan kondisi ruang kelas itu, Bima Arya juga memastikan proses belajar mengajar tidak terganggu. “Saya pastikan dulu tadi bagaimana pengaturannya (jadwal belajar mengajar), Ibu kepala sekolah menjelaskan, (proses belajar mengajar) bisa diatur dibagi ruang kelasnya,” katanya.












