Lanjut Evie, pihaknya telah menyulap lahan yang ada disamping Kantor Kelurahan menjadi rumah baca yang dilengkapi dengan sarana taman bermain anak-anak. “Sebelum menjadi lokasi rumah baca lahan itu kurang terawat,” ucapnya.
Menurut dia, ratusan koleksi buku buku bacaan telah disiapkan. Buku buku tersebut bantuan dari para donasi dan Diskarpus (Dinas Kearsipan dan Perpustakaan) Kota Bogor.
Tujuan dibangunnya rumah baca, sambung Evie, untuk memberikan akses pelayanan bahan bacaan kepada masyarakat khususnya anak-anak sekitar sebagai sarana pembelajaran.
Ia mengaku prihatin dengan kondisi sekarang karena anak-anak kian jauh dari buku bacaan. Mungkin akibat pengaruh gawai atau media sosial. Bahkan tidak sedikit anak-anak yang lebh senang bermain game online atau asyik sendiri dengan gawai atau laptop.

Baca juga: Fashion Show Meriahkan Peringatan HJB ke 541 di Rancabungur
Oleh karena itu, kata Evie, Tim Penggerak PKK Kelurahan Kebon Kelapa ingin membangun kembali kegemaran membaca buku khususnya kepada anak-anak usia sekolah.
“Sarana dan koleksi buku-buku bacaan telah kita siapkan semoga bermanfaat,” katanya.
Selain itu, lanjut Evie, Tim Penggerak PKK Kelurahan Kebon Kelapa juga telah menyiapkan warung menak UP2K.
“Kita siapkan warung menak untuk memasarkan atau menjual hasil produk makanan yang dibuat oleh ibu-ibu rumah tangga atau Ibu-ibu PKK. Mereka diberikan pinjaman modal usaha bergulir, yaitu pinjaman awal besarannya antara Rp500 ribu-Rp1 juta, dengan pengembalian 5 -10 bulan. Alhamdulillah UP2K terus berkembang dari 15 anggota kini sudah bertambah menjadi 20 anggota,” ungkapnya.
Ketua Tim Penggerak PKK itu menambahkan, bahwa tujuan UP2K PKK untuk menumbuh kembangkan usaha ekonomi dalam upaya meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.












