Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Program Baru! 2 Hari Pelatihan Pramuka Tangguh Bencana di Kota Bogor Resmi Diluncurkan

7
×

Program Baru! 2 Hari Pelatihan Pramuka Tangguh Bencana di Kota Bogor Resmi Diluncurkan

Sebarkan artikel ini
BPBD Kota Bogor Luncurkan Program Pramuka Tangguh Bencana untuk Perkuat Mitigasi

BOGOR, Kobra Post Online – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor bekerja sama dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor meluncurkan program Pramuka Tangguh Bencana sebagai upaya memperkuat mitigasi bencana berbasis komunitas.

Program ini dilaksanakan selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 17–18 April 2026, di Kantor BPBD Kota Bogor, Kecamatan Tanah Sareal.

Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko. Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan Hidup Kwarcab Kota Bogor.

Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus Kwarcab, perwakilan Pramuka Penegak dan Pandega se-Kota Bogor, serta anggota Satgas TRC Pramuka Peduli.

BPBD Kota Bogor Luncurkan Program Pramuka Tangguh Bencana untuk Perkuat Mitigasi

Dalam sambutannya, Dimas Tiko menyampaikan bahwa program Pramuka Tangguh Bencana merupakan bagian dari upaya memperluas kapasitas mitigasi bencana di tingkat masyarakat.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui keterlibatan aktif anggota Pramuka yang memiliki disiplin dan semangat pengabdian,” ujarnya, Jumat (17/4).

Ia menjelaskan, program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman kebencanaan tidak hanya di tingkat kelembagaan, tetapi juga hingga ke lingkungan masyarakat.

Menurutnya, peserta yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan pengakuan resmi melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor.

Selama pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi, mulai dari teknik evakuasi dan pertolongan pertama, sistem peringatan dini berbasis komunitas, hingga edukasi mitigasi bencana.

Baca juga: BPBD Catat 17 Kejadian Bencana Akibat Hujan Deras di Kota Bogor

Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi lapangan, seperti simulasi gempa bumi, penggunaan alat penyelamatan, serta pelatihan dapur umum lapangan.
Sekretaris Kwarcab Kota Bogor, Raden Ronny Kunaefi, menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan peran Pramuka dalam penyebaran informasi awal saat terjadi bencana.

“Kami berharap anggota Pramuka dapat menjadi bagian dari sistem informasi awal di lingkungan masing-masing sebelum petugas tiba di lokasi,” kata Ronny.

Ia juga menyebutkan bahwa pengalaman dalam program ini dapat menjadi nilai tambah dalam pengembangan kepramukaan peserta.

Melalui program Pramuka Tangguh Bencana, BPBD Kota Bogor berharap waktu respons penanganan bencana dapat lebih cepat dengan dukungan sumber daya manusia yang telah mendapatkan pelatihan dasar kebencanaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *