Scroll untuk baca artikel
Nasional

Presiden Jokowi dan Iriana Berkunjung ke Posyandu di Kebon Pedes

24
×

Presiden Jokowi dan Iriana Berkunjung ke Posyandu di Kebon Pedes

Sebarkan artikel ini
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana mengunjungi Posyandu Wijaya Kusuma.

BOGOR, Kobra Post Online – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana mengunjungi Posyandu Wijaya Kusuma di Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor pada Selasa (11/6).

Kedatangan Jokowi ke Posyandu di Kebon Pedes itu untuk meninjau program Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting secara nasional.

Turut mendampingi Presiden, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menko PMK Muhadjir Effendy serta PJ Wali Kota Bogor Hery Antasari.

Sejumlah kader Posyandu dan warga antusias menyambut kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana.

Terlihat Jokowi berbincang-bincang dengan kader posyandu dan sejumlah warga.

Baca juga: Kang Daru dan Teh Dara Maskot Pilkada Kota Bogor 2024

Sementara itu Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari usai mendampingi Presiden menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendapat pujian dari Jokowi terkait penanganan stunting di wilayahnya.

“Tadi tiga kata yang diucapkan, ‘bagus pak, bagus’,” kata Hery kepada wartawan.

Lebih lanjut, Hery menyebutkan target prevalensi stunting dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) sebesar 18,8 persen. Sedangkan prevalensi stunting di Kota Bogor berada di angka 18,2 persen atau sudah melebihi target SKI.

“Target kita sesuai target dari SKI, sebenarnya sudah terlewati. Tetapi targetnya kita zero stunting, Insya Allah dalam dua tahun ini,” ujarnya.

Baca juga: Polda Jabar Buka Nomor Hotline Untuk Penanganan Kasus Vina Cirebon

Pada kesempatan itu Hery melapor kepada Presiden soal inovasi dan proses yang dijalankan Pemkot Bogor dalam mencegah dan menurunkan angka stunting. Di mana, ada lima langkah upaya penurunan stunting di Kota Bogor.

Termasuk juga, kata Hery, menargetkan 100 persen balita ditimbang dan diukur. Sementara ibu hamil dan calon pengantin dilakukan skrining melalui program Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting ini selama Juni 2024.

“Targetnya 100 persen (balita, ibu hamil, dan calon pengantin). Kalau jumlah balita kita se-Kota Bogor 2.000 sekian,” kata Hery.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *