BOGOR, Kobra Post Online – Kepolisian Sektor (Polsek) Cileungsi Polres Bogor masih melakukan penyelidikan atas peristiwa penembakan Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) yang terjadi di Kantor Wilayah Sektor Cileungsi, Kabupaten Bogor pada Sabtu (2/12) sekira pukul 12.00 WIB.
Kapolsek Cileungsi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro menjelaskan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Sat Reskrim INAFIS Polres Bogor bersama Polsek Cileungsi ditemukan bekas tembakan di bagian bodi depan mobil Damkar berplat nomor F 9942 G.
“Kami temukan ada 2 lubang bekas proyektil pada bagian depan unit truk mobil Damkar Merapi 13. Ada 2 buah proyektil peluru senjata api dalam kap truk mobil Damkar dan satu lagi di aspal depan truk,” jelas Kapolsek Cileungsi, AKP Sigiro dalam rilis yang diterima Kobra Post Online, Senin (4/12).

AKP Sigiro mengungkapkan, peristiwa penembakan itu berawal ketika petugas Damkar, Denis Darmawan sedang membuka Handphonenya di atas mobil Damkar. Saat itu Denis melihat seorang laki-laki sedang memilih kunci letter T di Kantor Sektor Pemadam Kebakaran Cileungsi Perum Metland Transyogi Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor.
Laki laki itu belum sempat melakukan aksi pencurian sepeda motor, karena keburu diteriaki maling oleh petugas Denis Darmawan.
Denis pun mengejar dan pelaku langsung berlari sambil mengeluarkan senjata api dan menembaki ke arahnya. Terdengar dua kali tembakan, namun peluru hanya mengenai bagian body depan mobil Damkar unit Merapi 13 yang terparkir.
Baca juga: Polsek Cileungsi Selidiki Penemuan Bayi Perempuan di Depan Rumah Warga
Pelaku langsung kabur ke arah Cipenjo dengan kendaraan sepeda motor bersama satu pelaku lainnya yang sudah menunggu di jalan tidak jauh dari lokasi penembakan.
Saat ini, kata Kapolsek Cileungsi, proses penyelidikan atas kejadian itu masih dilakukan oleh pihak Polsek Cileungsi bersama Sat Reskrim Polres Bogor guna mengungkap kejadian tersebut dan menangkap para pelaku.
“Penelitian terhadap proyektil yang ditemukan di TKP akan dilakukan oleh Puslabfor Mabes Polri,” ujarnya.












