Dishub Kota Bogor Sosialisasikan Reduksi dan Konversi Angkutan Kota

oleh -946 views
Dishub Kota Bogor
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, H Eko Prabowo (merah) saat acara Talkshow Bersama Dishub Kota Bogor dalam program Bogor Bicara di Radio Megaswara FM. Rabu (18/03/2020).

BOGOR, Kobrapostonline.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor sosialisasikan program reduksi dan konversi angkutan kota (Angkot) melalui acara Talkshow Bersama Dishub Kota Bogor dalam program Bogor Bicara di Radio Megaswara FM. Rabu (18/03/2020).

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, H Eko Prabowo mengatakan, reduksi dan koversi angkot merupakan program pembenahan angkutan umum yang akan menuju ke angkutan masal dengan pola 2:1. Kebijakan ini berpedoman pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor Nomor 10 Tahun 2019, Surat Edaran Wali Kota dan Surat Edaran Kadishub.

“Kita akan mereduksi beberapa angkot yang tahunnya sudah tua atau melebihi batas usia operasional setelah 20 tahun. Proses reduksinya sendiri dengan skema scraping (dibesituakan). Pola 2:1, artinya dua unit angkot tua akan dibesituakan dan diganti dengan satu unit baru,” katanya kepada Kobrapostonline usai acara Talkshow.

Eko Prabowo menjelaskan, berdasarkan data Dishub ada sekitar 1.270 angkot di pusat kota dari lima jalur trayek utama yang usianya sudah diatas 20 tahun. Dalam tenggang waktu tertentu akan mengarah ke pola 3:1. Dengan demikian penataan angkutan umum yang ada di Kota Bogor secara total akan membawa dampak yang signifikan. Adapun sosialisasi program reduksi dan konversi angkutan kota dilakukan melalui badan hukum.

“Dari sekian ribu angkot sudah berkumpul dalam 16 badan hukum. Itulah yang akan kita sosialisasikan kepada mereka, dan kita harap mereka dapat proaktif mensosialisasikan atau meneruskan informasi ini kepada pemilik dan supir angkot,” ujarnya.

Menurutnya, program reduksi dan konversi angkot ini akan berdampak langsung pada para pihak terkait, terutama supir. Oleh karenanya, perlu dilakukan penjelasan yang mendetail pada para pengemudi agar program ini tidak multitafsir.

“Kemudian kita juga mensosialisasikan kepada induk organisasinya, yaitu Organda. Kita juga sampaikan program ini. Kita harap Organda ikut membantu menyampaikan atau mensosialisasikan program ini, baik ke badan hukum, pemilik maupun pengemudi,” jelasnya.

Dishub Kota Bogor
Foto bersama di lobi kantor Radio Megaswara
Baca juga : 635 Unit Angkot di Kota Bogor Akan Direduksi Konversi Tahun Ini

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, Adhitya Bhuana Karana menambahkan, program reduksi dan konversi tidak akan selesai dalam jangka waktu satu tahun, lantaran diperlukan beberapa tahapan yang harus ditempuh. Namun, ia yakin program ini akan selesai di akhir masa kepemimpinan Wali Kota Bima Arya.

“Ada step by step, mungkin di tahun ini kita akan melakukan reduksi dengan target 635 unit. Sehingga diharapkan, di akhir kepemimpinan Bima Arya dan Dedie, program ini sudah clear and run,” tambahnya.

(Advertorial)

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *