BOGOR, Kobra Post Online – Revitalisasi Terminal Bubulak yang berlokasi di Kelurahan Bubulak Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor rencananya akan mulai digarap pada Juni 2025 mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Marse Hendra Saputra mengatakan, poyek revitalisasi Terminal Bubulak merupakan program prioritas Pemerintah Kota Bogor.
Anggaran sebesar Rp11,6 miliar dialokasikan dari APBD 2025, mencakup: betonisasi lantai terminal, perbaikan saluran drainase, penambahan median jalan, peningkatan pencahayaan dan pembangunan fasilitas toilet serta penunjang lainnya.
“Proses lelang telah selesai dan pengerjaan fisik target penyelesaian dalam lima bulan,” jelas Marse kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Rencana Revitalisasi Disosialisasikan
Sementara itu, sebelum pelaksanaan revitalisasi Dinas Perhubungan Kota Bogor melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Terminal dan Angkutan melakukan sosialisasi bersama Kelurahan Bubulak di lokasi Terminal Bubulak pada Senin (20/5) kemarin.
Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Bubulak Arif Rusdiman, Kepala Terminal Bubulak, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh masyarakat, dan ketua organisasi kemasyarakatan setempat.

Kepala UPTD Terminal dan Angkutan, Iwan Gunawan menjelaskan, selama pelaksanaan pekerjaan revitalisasi, pelayanan angkutan umum dan pelayanan masyarakat akan tetap berjalan, namun teknisnya akan diatur.
“Kami ingin terminal ini menjadi lebih baik. Penataan bus akan kami sesuaikan agar pelayanan tetap berjalan,” kata Iwan.
Sementara, Lurah Bubulak Arif Rusdiman, menyampaikan bahwa revitalisasi Terminal Bubulak telah diusulkan sejak awal tahun 2020.
Setelah melewati proses perencanaan dan pengajuan anggaran yang cukup panjang, proyek ini akhirnya mendapat persetujuan dan dijadwalkan mulai Juni 2025.
“Alhamdulillah, aspirasi masyarakat kini mulai terjawab. Hari ini bisa kita katakan bahwa kita mendapat jackpot yang positif,” kata Arif optimis.
Baca juga: Pemkot Bogor Garap 4 Proyek Strategis di Tahun 2025
Ia menjelaskan, sebelum revitalisasi dikerjakan perlu disosialisasikan karena sangat berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, terutama warga yang tinggal di sekitar terminal, yakni di wilayah RW 01, RW 08, dan RW 11 Kelurahan Bubulak.

Lebih lanjut Arif mengatakan, Terminal Bubulak yang selama ini melayani trayek lokal dan regional memerlukan penataan ulang agar lebih tertib, aman, dan nyaman.
Oleh karena itu, Arif berharap, masyarakat dapat mendukung dan mengawasi pelaksanaan proyek demi hasil terbaik.
Di sisi lain, Kepala Koperasi Usaha Angkutan Niaga, Cecep, menyatakan dukungannya terhadap proyek ini.
Ia menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan pengembangan UMKM.
“Kami ingin koperasi menjadi rumah besar bagi masyarakat yang ingin berkembang, baik yang sudah punya keterampilan maupun yang belum,” pungkasnya.









