Bupati Bogor Intruksikan Penyemprotan Disinfektan di Seluruh Sekolah

oleh -799 views
Bupati Bogor
Bupati Bogor Ade Yasin saat melakukan penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 2 Cibinong. Kamis (19/03/2020)

BOGOR, Kobrapostonline.com – Bupati Bogor Ade Yasin mengintruksikan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) untuk melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Bogor. Hal tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

“Saya instruksikan langsung kepada Dinas Pendidikan agar semua sekolah yang ada di Kabupaten Bogor untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. Saya juga instruksikan seluruh kantor pemerintah untuk dilakukan hal yang sama. Nanti bahannya didistribusikan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan PMI, ini kita lakukan agar lingkungan semua steril. Ini salah satu pencegahan penyebaran virus yang sedang malanda semua negara,” kata Ade Yasin saat melakukan penyemprotan disinfektan bersama jajaran Dinkes, Disdik dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor di SMP Negeri 2 Cibinong. Kamis (19/03/2020).

Ade menegaskan, penyemprotan disinfektan akan dilakukan diseluruh sekolah di wilayah Kabupaten Bogor dan ruang publik. Dirinya juga memberikan informasi terkait warga Kabupaten Bogor yang terkonfirmasi Covid-19.

“Hingga saat ini tiga warga yang tinggal di Kabupaten Bogor terkonfirmasi Covid-19. Bahkan seorang diantaranya meninggal dunia setelah dirawat di RS Umum Pusat Persahabatan Jakarta Timur. Pasien tersebut seorang ibu berusia 67 tahun yang berprofesi sebagai konsultan. Beliau meninggal tadi malam dan hari ini langsung dimakamkan di Jakarta,” jelasnya.

Penyemprotan Disinfektan
Petugas PMI melakukan penyemprotan disinfektan di ruang kelas SMP Negeri 2 Cibinong.

Baca juga : Sambut Siswa Baru, SMK Citra Pariwisata Siapkan Gedung Baru

Selain tiga orang terkonfirmasi virus corona, tambah Bupati, jumlah pasien dengan pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Bogor pun meningkat.

“Perlu diketahui, jumlah PDP sampai saat ini 22 orang, 5 orang masih dalam pengawasan dan 17 orang dinyatakan sudah sehat. Selanjutnya ODP berjumlah 47 orang, dimana dari mereka sudah ada yang dinyatakan sehat,” imbuhnya.

Reporter : Iful Saepulloh

Editor : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *