Bank Sampah Kenanga Kelurahan Babakan Goes To School

Bank Sampah Kenanga Kelurahan Babakan Goes To School 1
Sejumlah pelajar SDN Babakan mengamati jenis sampah yang bisa ditabung. (Foto: Dok. Yaso-kobrapostonline.com).

Abubakar menambahkan, Goes to School disambut baik oleh pihak sekolah. Bahkan, di SDN Babakan tidak hanya memberikan sosialisasi juga ada kuis. “Saya bersama Pak Ahmad Jali sekretaris BSU Kenanga melontarkan pertanyaan kepada anak-anak mengenai jenis-jenis sampah. Bagi yang menjawabnya benar diberikan hadiah uang jajan Rp10 ribu,” tutur Abubakar yang juga menjabat Ketua RW 01 Babakan.

Selain itu, sambung Direktur BSU Kenanga, ketika sosialisasi di SDN Babakan dirinya memperkenalkan empat orang anak yang bertempat tinggal di RT 01 RW 01 Kelurahan Babakan sebagai bocah peduli sampah.

Ke empat anak itu, bernama Akbar, Arya, Akip, dan Latif. Kebetulan ke empat anak ini bersekolah di SDN Babakan.

Bank Sampah Kenanga Kelurahan Babakan Goes To School 3
Empat bocah peduli sampah diperkenalkan di SDN Babakan.
Baca juga: Tanamkan Menabung Sampah Sejak Dini

Anak ini contoh bocah peduli sampah, kata Abubakar, setiap pulang sekolah atau sore saat bermain empat anak ini kompak tanpa ada yang menyuruh mencari botol plastik atau gelas plastik. Botol atau gelas plastik yang mereka kumpulkan dimasukan ke drop bok (tempat menyimpan sampah plastik) di Jalan Pendidikan RT 01 RW 01 Kelurahan Babakan.

Lanjut Abubakar, sosialisasi di sekolah langsung direalisasikan oleh pihak sekolah, dan kini sekolah sudah menjadi nasabah BSU Kenanga dari SDN Babakabn langsung terkumpul 3,5 kg sampah.

Bahkan SMPN 20, kata Abubakar, sudah mencanangkan program sedekah sampah dan minyak  jelantah. Di SMPN 20 ini rata-rata dalam seminggu sampah plastik terkumpul 20 kg, dan sampah berupa kardus 25 kg. Sedangkan, minyak jelantah terkumpul 150 kg dalam sebulan. Begitu pula siswa-siswi PAUD secara rutin menabung sampah ke BSU Kenanga.