Warga Desa Cemplang Cibungbulang Tolak Perpanjangan Izin BTS

oleh -825 views
Warga Desa Cemplang Cibungbulang Tolak Perpanjangan Izin BTS
Musyawarah warga Desa Cemplang di Pos Ronda RT 13 RW 04, Sabtu (20/06/2020).

BOGOR, Kobrapostonline.com – Warga Desa Cemplang Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor tolak perpanjangan izin operasional tower BTS (Base Transceiver Station) milik PT Profesional Telekomunikasi Indonesia.

Penolakan perpanjangan operasional stasiun pemancar yang terletak di RT 13 RW 04 Desa Cemplang itu disepakati dalam musyawarah warga RW 04 di Pos Ronda RT 13. Sabtu (20/06/2020). Kesepakatan itu disetujui oleh Ketua RT 13 RW 04, RT 21 RW 04 dan Ketua RW 04 yang warganya terdampak akibat pemancar tersebut.

“Kami sebagai warga yang terdampak atas keberadaan tower tersebut. Sepakat menolak perpanjangan keberadaan menara pemancar di desa kami,” ungkap warga setempat, Arafat Nasrullah, Kamis (25/06/2020).

Arafat yang turut menandatangani kesepakatan penolakan itu menjelaskan, pembangunan tower BTS tersebut tidak melalui sosialisasi yang utuh. Serta tidak memberitahukan proposal rencana pengadaan.

“Kami merasa dibohongi oleh pihak pendiri tower. Karena kompensasi yang diinformasikan sejak awal ternyata tidak terealisasi hingga sekarang,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, warga juga khawatir jika tower itu sampai roboh akan menimpa banyak pemukiman warga, mengingat lokasinya sudah padat penduduk.

“Oleh karena itu, warga terdampak di dua RT ini sepakat membuat surat pernyataan penolakan perpanjangan tower,” tegas Arafat.

Baca juga : Rhoma Irama Batalkan Konser, Bupati Bogor Ucapkan Salam Ta’dzim

Terkait persoalan tersebut, Arafat yang juga Sekretaris LBH (Lembaga Bantuan Hukum) UIKA (Universitas Ibn Khaldun) menyatakan, dalam waktu dekat warga terdampak akan mendatangi DPRD dan Bupati Bogor untuk menyampaikan aspirasi.

“Kita akan menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, bahwa warga menolak perpanjangan izin operasional tower di Desa Cemplang,” ujarnya.

Reporter          : Kontributor / MSA

Editor              : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *