Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Miris, Beberapa Siswa SDN Balungbang Jaya 3 Berhenti Sekolah

2415
×

Miris, Beberapa Siswa SDN Balungbang Jaya 3 Berhenti Sekolah

Sebarkan artikel ini
sdn balungbang jaya 3
Pelepasan siswa kelas 6 SDN Balungbang Jaya 3 Kota Bogor.

BOGOR, Kobra Post Online – Akibat faktor ekonomi orang tua, beberapa siswa di SDN Balungbang Jaya 3 Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor berhenti sekolah.

“Ini sangat mengejutkan bagi saya, ada beberapa siswa yang ternyata sudah tidak masuk sekolah selama satu tahun. Hal ini karena memang si anak tidak mau sekolah, inginnya berhenti,” ungkap Kepala SDN Balungbang Jaya 3, Wulan Ratna Ningrum kepada Kobra Post Online via telepon, Kamis (16/6).

Wulan yang baru menjabat sebagai Kepala SDN Balungbang Jaya 3 selama dua bulan itu mengatakan, bahwa ekonomi masyarakat di wilayah Balungbang Jaya sangat mengkhawatirkan. Sehingga menjadi faktor bagi anak untuk enggan bersekolah.

“Saya berharap dan mengimbau kepada para orang tua agar dapat melanjutkan perjuangan anak, jangan sampai terhenti sampai di sini saja,” katanya.

Imbauan itu, lanjutnya, sudah ia sampaikan saat acara pelepasan siswa kelas 6 yang berlangsung di ruang kelas SDN Balungbang Jaya 3 pada Kamis (16/6) pagi.

“Saya juga memberikan amanat agar terus melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi,” imbuhnya.

Terkait acara pelepasan siswa kelas 6, Wulan menjelaskan, kegiatan itu diselenggarakan oleh koordinator kelas (Korlas) dan komite sekolah. Mengenai anggaran, ia menyebut bersumber dari orang tua siswa kelas enam serta donatur.

“Jadi anggarannya selain dari orang tua siswa kelas enam ada juga orang tua kelas satu sampai kelas lima ikut menyumbang. Dan, sumbangan itu tidak patokan biayanya. Tahun ini kami meluluskan siswa kelas 6 sebanyak 56 orang, terdiri dari dua rombongan belajar (rombel),” jelasnya.

Baca juga : Kepala SDN Balungbang Jaya 3 Akan Buat Gebrakan Besar

Siswa kelas satu sampai kelas lima, sambungnya, diikut sertakan untuk tampil dalam acara itu. Seperti halnya penampilan jaipong dari kelas lima serta tari-tarian kelas satu hingga kelas lima.

“Walaupun tidak banyak penampilannya seperti kelas enam, tetapi ini kita masih membatasi jadi penampilan tiap kelas itu hanya satu,” ucapnya.

Terakhir, Kepala SDN Balunbang Jaya 3 itu mengimbau kepada siswa agar tetap mengedepankan karakter yang sudah ditanamkan oleh guru dalam kehidupan sehari-hari.

“Apapun yang sudah dibentuk di luar ilmu pendidikan, materi dan sebagainya, agar karakter itu tetap dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari. Baik di rumah maupun di sekolah yang mau mereka tempuh,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *