Warsito mengaku saat ini dirinya tercatat sebagai anggota di Yayasan Kanker Indonesia (YKI). “Jadi yang saya lakukan hanya mengisi luang berjualan semata ingin memotivasi kepada temen-temen sesama penderita kanker untuk tidak mengeluh dan tetap bersemangat,” tukasnya.
Ia menuturkan, bahwa sebelum berjualan ia bekerja di swasta yang bergerak di bidang eksterior dan interior. “Saya ini hoby masak makanya saya berjualan mie. Sebelum memutuskan berjualan kuliner ini saya sering melihat tayangan YouTube sampai akhirnya tertarik dengan Mie Jebew Garut ,” kata Warsito.
Baca juga: Kuliner Bogor, Soto Kuning Pa Yusup
Mie Jebew Mr. Ito, diakui Warsito mengadopsi Mie Jebew Garut. Bahan yang disiapkan, mie, ayam, kerupuk kotak kecil daun bawang dan cabe kering. “Tapi ada tambahan resep khusus yang saya buat. Mohon maaf tidak bisa saya sampaikan untuk resep khususnya,” ucapnya seraya mengatakan, bahwa harga satu porsinya hanya Rp13 ribu.
Warsito menambahkan, untuk membuka usaha berjualan Mie Jebew, modal awalnya hanya Rp3,5 juta termasuk harga gerobak yang dibelinya. “Kita buka di Jalan RM Tirto Adhi Soerjo dari pukul 08.00-16.00 WIB. Sabtu Minggu kita libur, tapi di rumah kita tetap berjualan terima pesanan secara online,” pungkasnya.












