BOGOR, Kobra Post Online – Cap Go Meh 2026 Bogor kembali digelar meriah selama tiga hari, 1–3 Maret 2026, di kawasan Jalan Suryakencana, Kota Bogor. Festival budaya tahunan ini mengusung tema Harmony in Diversity, memadukan nuansa Imlek dan bulan suci Ramadan dalam satu panggung kebersamaan.
Perhelatan bertajuk Bogor Street Festival Cap Go Meh ini diproyeksikan menjadi magnet wisata sekaligus penggerak ekonomi lokal. Ribuan pengunjung diperkirakan memadati Suryakencana untuk menyaksikan atraksi barongsai, liong, pertunjukan seni tradisional, hingga konsep pasar malam tempo dulu.
Ketua panitia, Arifin Himawan, mengatakan momentum Cap Go Meh yang beriringan dengan Ramadan menjadi kekuatan utama tahun ini.
“Cap Go Meh bicara budaya, Ramadan bicara spiritual. Keduanya bertemu dalam harmoni kebersamaan sesuai tema Harmony in Diversity,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Rute Festival dan Jam Pertunjukan

Rute festival dimulai dari Jalan Suryakencana menuju Gang Aut, masuk ke Pasar Cumpok, keluar melalui Gang Besi atau Bintang Tiga, lalu kembali ke Jalan Suryakencana. Skema ini dirancang untuk menjaga kelancaran arus pengunjung serta kenyamanan pedagang dan pelaku UMKM.
Seluruh pertunjukan digelar setelah salat tarawih dengan durasi sekitar dua jam. Pengisi acara diprioritaskan dari Kota Bogor, termasuk sanggar budaya, barongsai, dan liong.
600 Anak Yatim dan Difabel Ikut Bukber
Tak hanya festival budaya, Cap Go Meh 2026 Bogor juga menghadirkan aksi sosial. Pada 1 Maret 2026, panitia menggelar buka puasa bersama 400 anak yatim. Kemudian pada 8 Maret 2026, buka puasa bersama 200 anak difabel dipusatkan di Vihara Dhanagun.
Kegiatan sosial ini telah menjadi agenda rutin tahunan dan kini memasuki tahun ke-11 pelaksanaannya.
Panitia berharap festival ini tidak hanya memperkuat citra Kota Bogor sebagai kota toleran dan inklusif, tetapi juga memberikan dampak ekonomi maksimal bagi pelaku UMKM di sepanjang Suryakencana.
Titik Parkir Pengunjung
Untuk mendukung kelancaran acara, panitia menyiapkan beberapa titik parkir alternatif, antara lain:
- Area depan vihara
- Sepanjang Jalan Otto Iskandardinata (Otista)
- Mal BTM
- Botani Square
Dengan konsep budaya, spiritual, dan sosial yang terintegrasi, Cap Go Meh 2026 Bogor diharapkan menjadi salah satu agenda paling dinanti masyarakat sekaligus memperkuat identitas Kota Bogor sebagai ruang perjumpaan lintas budaya.







