Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Akses Jalan Pusat Pemerintahan Baru Kota Bogor Segera Dibangun

1447
×

Akses Jalan Pusat Pemerintahan Baru Kota Bogor Segera Dibangun

Sebarkan artikel ini
pusat pemerintahan baru kota bogor
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama PT Sejahtera Eka Graha (PT SEG) dan PT Kharisma Tangguh Persada menandatangani kesepakatan bersama, Memorandum of Understanding (MoU), pada Jumat (14/4). (Foto: Dok. Junaedi)

BOGOR, Kobra Post Online – Pembangunan pusat pemerintahan baru Kota Bogor di wilayah Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur diprediksi akan dimulai tahun 2026. Namun sebelum itu, akan ada pembangunan akses jalan menuju kantor pemerintahan baru.

Terkait pembangunan akses jalan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama PT Sejahtera Eka Graha (PT SEG) dan PT Kharisma Tangguh Persada menandatangani kesepakatan bersama, Memorandum of Understanding (MoU), pada Jumat (14/4). Jalan yang dibangun yaitu akses jalan kantor pemerintahan Frontage Toll Danau Bogor Raya – Parung Banteng 3.

Penandatanganan MoU dilakukan Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Sekretaris daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah bersama Direktur Utama PT SEG, Oktia Hendra dan Direktur Utama PT Kharisma Tangguh Persada, Cornelius Wijaya di Bogor Raya City, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

“Titik pembangunan kantor pemerintahan baru Kota Bogor ke depan akan menjadi wilayah masa depan untuk Kota Bogor,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya.

Bima menyebutkan, pembangunan perkantoran baru ini mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo saat dirinya menyampaikan rencana pembangunan kantor pemerintahan beberapa waktu lalu.

Saat ini, lanjutnya, perencanaan pembangunan pusat pemerintahan baru Kota Bogor terus berjalan, dimulai dengan rencana pembangunan akses jalan.

lokasi pusat pemerintahan baru Kota Bogor.
Lokasi pusat pemerintahan baru Kota Bogor

Menurutnya, pembangunan akses jalan merupakan hal penting untuk kelanjutan pembangunan, karena akan menjadi akses untuk lalu lintas konstruksi.

“Jadi ini tetap on the track, tidak mungkin berubah, tidak mungkin bergeser dibangun yang lain-lain. Jadi lokasi ini harus menjadi Balai Kota, Bogor,” ujarnya.

Setelah dilakukan penandatanganan kerja sama ini, akses jalan akan dikerjakan melalui akselerasi antara PUPR dengan PT SEG dan PT KTP yang dimulai dengan pembangunan oleh PT KTP di tahun ini dan dilanjutkan oleh PUPR dalam mengerjakan overlay di tahun depan.

“Tahun ini mulai jalan, jadi tahun depan ada dua akses. Dari situ titik tadi (Bogor Raya City) dan dari daerah Bogor raya menuju pusat pemerintahan baru,” jelas Bima Arya.

Baca juga: Baru 26 Persen Aset Tanah Milik Pemkot Bogor Tersertifikasi

Rencana pembangunan kantor pemerintahan baru ini akan mendorong perkembangan wilayah. Pertama, yakni mengurangi akses Jalan Pajajaran dan sebagainya, karena ke depan jalur itu akan jadi alternatif masuk pusat Kota Bogor. Selanjutnya, pemukiman akan berkembang dengan adanya kegiatan ekonomi.

“Ibaratnya magnitude atau epicentrum Kota Bogor akan bergeser ke sana. Ke depan, Balaikota akan kita lakukan kajian untuk mengalih fungsi menjadi museum atau tempat pertemuan,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *