Untuk pembangunan fisik kantor pemerintahan baru, Bima Arya berharap bisa dilakukan tahun depan setelah dibukanya akses jalan. Namun meski demikian, pihaknya masih menunggu keuangan pemerintah pusat membaik, karena pembangunan ini direncanakan akan menggunakan anggaran dari pemerintah pusat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah mengatakan, bahwa pembangunan pusat pemerintahan Kota Bogor sudah disetujui oleh pemerintah pusat.
“Jadi ini adalah rencana kita dan pemerintahan pusat ke depannya di lokasi wilayah Kelurahan Katulampa ini akan menjadi pusat pemerintahan baru Kota Bogor,” kata Syarifah kepada Kobra Post Online usai mendampingi Wali Kota Bogor dalam acara penandatanganan MoU pembangunan akses jalan Kantor Pemerintahan Frontage Toll Danau Bogor Raya – Parung Banteng 3.
Lanjut Sekda Syarifah, kantor Pemerintah Kota Bogor nanti akan pindah dari kantor yang lama ke lokasi di wilayah Kelurahan Katulampa.
“Lahannya sudah milik kita, karena itu hibah dari Kementerian Keuangan,” ungkap Syarifah.

Ia menerangkan, untuk lahan yang akan dibangun pusat pemerintahan baru Kota Bogor seluas 6 hektare.
“Rencana pembangunannya bertahap. Kita masih ada pembebasan-pembebasan lahan sekitarnya. Karena untuk melaksanakan pembangunan itu harus ada satu kesatuan. Jadi, fasilitas apa dulu yang kita bangun,” terangnya.
Proses yang dilakukan saat ini, sambung Sekda, yaitu menyinkronkan perencanaan detail dari akses jalan menuju lahan kantor pemerintahan baru.
Syarifah menambahkan, di lokasi ini rencananya juga akan dibangun areal olahraga untuk wilayah Bogor Timur.
“Agar tidak ada kesan pembangunan hanya di wilayah pusat kota saja. Tetapi kita menjangkau semua titik yang tersebar di wilayah Kota Bogor,” tegasnya.












