BOGOR, Kobra Post Online – Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab manusia, dan tersebar di setiap lini dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam upaya menciptakan kondisi lingkungan yang stabil, pemerintah melalui program-programnya memiliki peran utama. Dengan arahan dan tuntunan pemerintah, masyarakat akan dapat menjaga lingkungan dengan lebih sistematis.
Salah satu program pemerintah yang berkaitan dengan penjagaan lingkungan adalah Program Kampung Iklim (Proklim). Program ini diluncurkan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.
Pelaksanaan Proklim mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 84 tahun 2016 tentang Program Kampung Iklim. Di mana di dalamnya terkandung komponen utama, syarat pengusulan, penilaian dan kategori Proklim.
Dalam peraturan menteri itu juga dinyatakan bahwa Proklim dapat dikembangkan serta dilaksanakan pada wilayah administratif paling rendah setingkat RW atau dusun dan paling tinggi setingkat kelurahan atau desa.
Untuk merealisasikan program itu, Pemerintah Kota Bogor tahun ini menunjuk Kelurahan Bojongkerta Kecamatan Bogor Selatan.
“Iya tahun ini Bojongkerta dipercaya Pemkot Bogor melaksanakan Proklim,” kata Lurah Bojongkerta, Harry Cahyadi di Kantornya, Rabu (27/7).
Untuk merealisasikan Proklim, sambung Harry, instansi terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor akan membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R yang berlokasi di RW 02, RT 02, dan RT 07.
“Di Bojongkerta baru ada satu TPS yaitu di wilayah RW 03. Mudah-mudahan akan terus berkembang,” ucapnya.
Menurutnya, TPS itu nantinya akan dikelola oleh kaum ibu dan para pemuda untuk kegiatan pemilahan sampah organik dan non organik.
“Sampah-sampah yang dipilah akan menjadi sumber pendapatan ekonomi bagi para pengelolanya,” ujarnya.
Baca juga: KWT Kertajaya Siap Bersaing dalam Lomba P2WKSS Tingkat Provinsi
Harry berharap, dengan kehadiran TPS nantinya akan mengurangi timbunan sampah di lingkungan RT maupun RW.
“Semoga wilayah Bojongkerta akan semakin bersih, asri dan nyaman,” harapnya.
Melalui Proklim, tambah Lurah, diharapkan akan menambah nilai plus dalam penilaian Adipura yaitu penilaian bagi kota-kota terbersih di Indonesia.
“Semoga mimpi Kota Bogor bisa merebut kembali piala Adipura yang terlepas puluhan tahun silam,” imbuhnya.












