BOGOR, Kobra Post Online – Jajaran Polres Bogor secara serentak melaksanakan pencanangan pembangunan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di enam titik strategis di Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini merupakan bagian dari peresmian 205 dapur SPPG se-Indonesia yang dipimpin oleh Irwasum Polri melalui video conference.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, pembangunan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Lokasi SPPG, lanjut Kapolres, merupakan aset milik pemerintah daerah yang dialihfungsikan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
“Kehadiran SPPG sangat penting dalam upaya membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini. Ketahanan gizi adalah fondasi ketahanan nasional,” ujar Kapolres Bogor dalam keterangannya, Rabu (6/8).

Baca juga: Tanggap Bencana Si Dokkes Polres Bogor Gelar Bhakti Kesehatan di Rancabungur
Wikha menjelaskan bahwa enam lokasi pembangunan SPPG di wilayah Bogor tersebut betempat di Kecamatan Citeureup satu lokasi, Kecamatan Gunung Putri satu lokasi, Kecamatan Cibinong tiga lokasi, dan Kecamatan Sukaraja satu lokasi.
Menurut dia, dengan dibangunnya 6 SPPG ini, Polres Bogor menargetkan akan memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 20 ribu anak dari 46 sekolah. Selain itu, program ini juga diproyeksikan akan menyerap kurang lebih 300 orang tenaga kerja yang akan turut menggerakkan roda perekonomian lokal.
“Terima kasih Bapak Kapolri dan Kapolda Jabar atas bimbingannya,” ucap Wikha.

Baca juga: Unit PPA Sat Reskrim Polres Bogor Tangkap Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur
Pada kesempatan itu, Kapolres Bogor juga mengucapkan terma kasih kepada Bupati Kabupaten Bogor, Badan Gizi Nasional, dan seluruh elemen yang telah mendukung penuh kolaborasi ini.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu, sehingga SPPG di Kabupaten Bogor dapat segera beroperasi untuk memberi manfaat bagi penerimanya,” pungkasnya.









