Pemkot Bogor Raih WTP Ke-5

oleh -1.003 views
WTP
Pemkot Bogor kembali meraih WTP yang ke 5. (Foto : Dok. Diskominfo Kota Bogor)

BOGOR, Kobra Post Online – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat.

Peraihan prestasi tersebut ketika Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat Agus Khotib menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 di Bandung pada Kamis (20/05/2021).

Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menerima langsung hasil pemeriksaan itu. Dengan hasil ini, berarti untuk kelima kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2016, Kota Bogor meraih prestasi yang sama. 

“Opini WTP ini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran laporan keuangan,” kata Bima.

Walaupun demikian ia menyadari, bahwa WTP ini bukan jaminan tidak adanya fraud, sebab ada tiga faktor yang bisa membuat froud itu terjadi, yakni sistem, alat dan manusianya.

“Kami yakin, rekomendasi dari BPK yang kemudian membimbing kami untuk ditindaklanjuti, dapat meminimalisir fraud tersebut sehingga tidak terjadi,” tambahnya.

Salah satu persoalan paling berat yang dihadapi Pemerintah Kota Bogor adalah memperbaiki penatausahaan aset. Bima mengakui, daftar aset masih belum lengkap, sertifikasi juga belum maksimal dan begitupun beberapa hambatan lainnya.

“Sangat tidak mudah. Kemarin tim KPK juga datang ke Bogor, khusus menyoroti hal yang sama. Ini yang harus kami benahi terus menerus bersama-sama dengan dewan,” ujarnya.

Untuk itu Bima bertekad, Pemerintah Kota Bogor  tidak akan berhenti berupaya menyelesaikan hambatan tersebut.

“Kita akan percepat, kita akselerasi untuk digitalisasi aset. Jadi, kita bisa mengakses secara realtime aset dimana saja, statusnya bagaimana,” lanjutnya.

Baca juga : Dengan Bengkel WTP, Pemkot Bogor Optimistis Raih WTP ke-4 dari BPK

Upaya tersebut adalah langkah yang memang perlu dilakukan. Sebab seperti yang Bima katakan, raihan WTP lima kali secara berturut-turut ini bukan hanya soal mempertahankan predikat.

“Tapi juga untuk memperbaiki sistem yang ada, demi terwujudnya pemerintahan yang melayani, transparan dan akuntabel,” katanya.

Ia juga berharap perolehan WTP kelima ini dapat menjadi momentum penguatan untuk terus membangun dan memperbaiki sistem.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *