Pemkot Bogor Hentikan Simulasi PTM

oleh -774 views
Ilustrasi PTM
Ilustrasi PTM (Foto : Dok. Jun - Kobra Post)

BOGOR, Kobra Post Online – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor hentikan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM). Simulasi PTM yang telah berjalan sejak 31 Mei 2021 itu di tunda lantaran angka penambahan kasus Covid-19 di Kota Hujan pada pekan ini meningkat sebesar 51 persen.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan keputusan penghentian simulasi PTM ini sudah disampaikan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor. Selanjutnya untuk menyampaikannya kepada sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP yang pada dua pekan ini telah menggelar simulasi PTM.

Di samping itu, sambung dia, Satgas Covid-19 Kota Bogor juga akan melakukan pembatasan terhadap mobilitas warga. Nanti akan ada langkah-langkah yang akan diterapkan oleh Polresta Bogor Kota.

“Kita masih harus lebih berhati-hati lagi, jangan sampai muncul klaster-klaster baru. Kita masih cek lagi semua data, tapi paling tidak kita ingin mengurangi lagi mobilitas warga. Ada langkah-langkah dari kepolisian, nanti Pak Kapolres akan umumkan itu,” katanya.

Sejauh ini simulasi PTM di Kota Bogor berjalan dengan lancar. Dimana Satgas Covid-19 Kota Bogor tidak menemukan adanya laporan atau keluhan. Sebab, lanjutnya, lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bogor pada beberapa pekan ke belakang paling banyak terjadi akibat dari luar kota. Serta kerumunan yang ada di dalam kota.

“Kalau laporan dari kegiatan tatap muka belum ada. Kecuali pesantren,” ucap Bima.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi menyatakan pihaknya telah membuat surat edaran terkait penghentian pelaksanaan uji coba PTM dan mengedarkannya kepada para Kepala sekolah di Kota Bogor.

“Semula kami akan melakukan evaluasi dan perubahan pola PTM, sesuai arahan Presiden Joko Widodo,” kata Hanafi.

Sejauh ini Dinas Pendidikan Kota Bogor melaksanakan uji coba PTM dengan pola siswa yang belajar di sekolah maksimal 50 persen dari kapasitas kelas dan waktu belajar maksimal tiga jam.

“Ada arahan dari Presiden Jokowi, agar siswa yang belajar di kelas maksimal 25 persen dan waktu belajar maksimal dua jam,” ujarnya.

Baca juga : SDN Pasirgaok 02 Tak Bisa Maksimalkan Pembelajaran Secara Daring

Namun pada rapat koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, di Balai Kota Bogor, Selasa lalu. Wali Kota Bogor, Bima Arya, yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, memutuskan menghentikan pelaksanaan uji coba PTM sampai batas waktu yang belum ditentukan. Dengan pertimbangan angka kasus positif Covid-19 meningkat.

Hanafi menjelaskan, saat ini ada 37 SMP di Kota Bogor yang telah melaksanakan uji coba PTM mulai Senin (31/05/2021). Sedangkan 36 SD yang mempersiapkan untuk melaksanakan uji coba PTM, menyatakan dan sampai saat ini menjalani verifikasi.

“Semula, kita jadwalkan SD akan melaksanakan uji coba PTM mulai 21 Juni mendatang. Jadi, karena ada keputusan dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor. Maka semua sekolah yang sudah melaksanakan harus menghentikan uji coba PTM. Demikian juga sekolah yang sedang menyiapkan uji coba PTM,” terangnya.

Reporter          : Yaso

Editor              : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *