Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Pelaku Tawuran Diancam Hukuman Tujuh Tahun Penjara

5830
×

Pelaku Tawuran Diancam Hukuman Tujuh Tahun Penjara

Sebarkan artikel ini
Pelaku Tawuran Diancam Hukuman Tujuh Tahun Penjara
Walikota Bogor Bima Arya damprat pelaku tawuran di Mako Polresta Bogor Kota

“Jadi, secara umum pelaku-pelaku utama yang melakukan penusukan, dan yang menyebabkan meninggal dunia itu sudah kita tangkap,” katanya.

Baca juga : IGTKA Kabupaten Bogor Bangun Sarana Air Bersih Bagi Korban Bencana Alam

Sebelumnya Walikota Bima Arya bersama jajaran Muspida melakukan sidak ke sejumlah sekolah di Kota Bogor. Dibantu aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP melakukan razia ke setiap sudut sekolah yang diindikasi langganan tawuran.

Bahkan, petugas juga merazia gerombolan pelajar yang sedang nongkrong di pinggir jalan dan gang. Hasilnya, petugas mengamankan lima pelajar dari tiga sekolah karena terindikasi masuk ke dalam grup gabungan pelajar yang biasa melakukan tawuran.

“Kami ingin lihat dan memastikan bagaimana di sekolah-sekolah itu kemungkinan terjadinya perencanaan untuk tawuran. Kita lihat juga apa yang mereka bawa, kita lakukan razia, tapi untuk barang-barang tidak ditemukan apa-apa. Tapi ada indikasi perencanaan tawuran itu mereka lakukan di WhatsApp Group (WAG) di ponsel mereka. Tadi terdeteksi ada beberapa siswa yang ikut secara aktif di beberapa WAG yang didalamnya ada indikasi kuat untuk merencanakan tawuran,” ungkap Bima.

Pelaku Tawuran Diancam Hukuman Tujuh Tahun Penjara
Walikota Bogor Bima Arya menggeledah tas siswa

“Jadi kita ingin bongkar ini, kita akan dalami, saya akan koordinasi dengan tim cyber kepolisian, kita bawa ke sana beserta barang buktinya dan kita dalam juga dari anak-anak ini. Kita ingin memotong mata rantai komunikasi mereka dan ingin membongkar modus-modusnya apa saja dari sini. Tapi kita lihat memang koordinasinya dilakukan di WAG,” tuturnya.

Setelah melakukan inspeksi ke sejumlah sekolah Walikota Bima Arya, mengunjungi Mako Polresta Bogor Kota untuk menemui para pelaku tawuran yang sudah ditangkap dan ditahan.  Bima sempat memarahi para pelaku dan meminta polisi untuk memberikan hukuman maksimal.

“Tangan orang kau tebas,  gimana kalau tangan di ganti tangan,” tandas Bima di Mako Polresta Bogor Kota memarahi pelaku yang telah menebas tangan korban tawuran hingga putus.

Walikota menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendukung langkah tegas jajaran Polresta Bogor Kota dalam menindak tegas pelajar pelaku tawuran, terlebih sampai membuat kehilangan nyawa.

“Pemkot Bogor mendukung penuh pihak Kepolisian untuk menindak tegas dan proses hukum pelaku tawuran. Penegakan hukum dengan melakukan proses hukum terhadap pelaku agar ada efek jera,” pungkasnya.

Reporter : Yaso

Editor : Rangga A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *