Pelaku Tawuran Diancam Hukuman Tujuh Tahun Penjara

oleh -1.142 views
Pelaku Tawuran Diancam Hukuman Tujuh Tahun Penjara
Walikota Bogor Bima Arya damprat pelaku tawuran di Mako Polresta Bogor Kota

BOGOR, Kobrapostonline.com – Kapolresta Bogor Kota Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Hendri Fiuser menyatakan para pelaku tawuran akan diancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara sesuai pasal 170 KUHP dan pasal 351 ayat 2.  

“Untuk Undang Undang peradilan anak nomor 11 tahun 2012, anak yang umur 14-18 tahun, untuk ancaman hukuman 7 tahun atau lebih itu bisa ditahan. Makanya seluruh pelaku kita tahan, karena pelaku yang kita dapatkan ini di atas 14 tahun. Kategori anak karena di bawah 18 tahun,” tegas Kombes Pol Hendri Fiuser di Mako Polresta Bogor Kota, Senin (27/1/2020).

Jadi, lanjutnya, berlaku sistem peradilan anak dimana diaturannya menyatakan bahwa anak di atas umur 14 tahun yang melakukan tindak pidana dengan ancaman 7 tahun atau lebih, itu bisa dilakukan penahanan.

“Jadi pengecualian dari pada diversi. Makanya pihak Pemerintah Kota Bogor bersama-sama sepakat untuk mendukung pihak kepolisian melakukan penegakan hukum. Salah satunya memberikan efek jera dan kebetulan secara hukum bisa ditahan karena mengacu pada UU 11 tahun 2012 tadi,” ungkapnya.

Menurut Kapolresta, sudah 20 orang pelajar dan alumni yang diamankan polisi terkait peristiwa tawuran yang terjadi dua minggu terakhir di Kota Bogor.

“Ada tiga tawuran yang terjadi dua minggu terakhir ini, yang pertama 3 korban yang sempat viral karena salah satunya tangan putus, 9 tersangka sudah diamankan, sekarang kami tahan di Polres,” jelas Hendri Fiuser.

Yang kedua malam Sabtu kemarin, tambahnya, ada dua kejadian di Bogor Utara, kemudian di Bogor Tengah. Yang Bogor Utara satu korban luka di punggung, sudah diamankan 7 tersangka di Polsek.

“Untuk di Bogor Tengah, yang satu meninggal dunia, satu lagi luka berat. Itu sudah kami amankan tersangkanya 4 orang, sekarang diproses di Polsek,” tambahnya.

Terhadap 20 pelaku yang ditangkap, kata Hendri, masih terus didalami perannya dan beberapa sudah diketahui sebagai pelaku yang membuat korban luka berat dan meninggal.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *