Pasar Cileungsi Ditutup, Empat Pedagang Positif COVID-19

oleh -1.421 views
Pasar Cileungsi
Pasar Cileungsi Bogor

BOGOR, Kobrapostonline.com – Pasar Cileungsi Kabupaten Bogor ditutup sementara untuk dilakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan terkait adanya empat pedagang di pasar tersebut terpapar COVID-19.

Salah satunya adalah pedagang daging berusia 30 tahun yang positif COVID-19 dan telah meninggal dunia. Pedagang daging itu telah menularkan ke istrinya (23) dan saudara laki-lakinya (17).

Bupati Bogor Ade Yasin menyebutkan, hasil swab pasien dari klaster Pasar Cileungsi baru keluar setelah hampir dua pekan dilakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) swab secara massal.

“Pedagang daging Cileungsi itu sudah meninggal dunia, namun hasil Swab baru keluar,” kata Ade di Cibinong, Sabtu (30/05/2020) malam.

Ade menjelaskan, empat pedagang Pasar Cileungsi lebih dulu dinyatakan terinfeksi COVID-19 berbarengan dengan ditetapkannya pasar tersebut sebagai klaster baru penularan virus corona pada Jumat (29/05/2020).

“Empat orang terkonfirmasi positif, merupakan klaster Pasar Cileungsi yaitu satu pedagang daging, satu pedagang ikan asin dan dua orang pedagang buah,” kata Ade Yasin yang juga Ketua Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor.

Lanjut Ade, pihaknya akan melakukan pemeriksaan cepat atau rapid test secara massal terhadap pedagang dan pengunjung pasar di Kabupaten Bogor. Selain penambahan pasien dari klaster Pasar Cileungsi. Pemkab Bogor juga mencatat satu pasien COVID-19 yang kebetulan berdomisili di Cileungsi, yaitu perempuan usia 56 tahun.

Baca juga : Perkuat Soliditas, KKW Kota Bogor Gelar Rapat Internal

Ade mengatakan, secara keseluruhan di Kabupaten Bogor terjadi penambahan pasien COVID-19 sebanyak empat orang. Kemudian, ada satu pasien COVID-19 berhasil sembuh, yaitu bayi usia satu bulan asal Megamendung.

Hingga Sabtu (30/05) malam, tercatat ada 198 pasien COVID-19 di Kabupaten Bogor. Sebanyak 48 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan 14 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Reporter          : Iful Saepulloh

Editor              : Yaso

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *