Penanganan Kebakaran Pertokoan Jembatan Merah Hingga Shubuh

oleh -1.599 views
Mobil Damkar
Mobil Damkar menjaga lokasi kebakaran

BOGOR, Kobrapostonline.com – Puluhan personil Damkar (Pemadam Kebakaran) melakukan penjagaan di lokasi Kebakaran pertokoan Jembatan Merah Bogor Tengah hingga Shubuh pukul 04.30 WIB Senin (1/6/2020).

“Kita melakukan penjagaan hingga pukul 04.30 WIB karena dalam proses pendinginan yang bertujuan agar api tidak menyala lagi,” kata Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran pada Satpol PP Kota Bogor, Marse Hendra Saputra di lokasi kebakaran.

Kebakaran di kawasan pertokoan jembatan merah terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Minggu (31/5). Sijago merah melahap Toko Naga Mulya yang menjual  alat tulis kantor dan merembet ke Toko Modren yang berada disebelahnya.

Ada 14 mobil damkar diterjunkan untuk menangani kebakaran dibantu tujuh unit dari Kabupaten Bogor,”  kata Marse.

Marse menuturkan, peristiwa itu bermula dari laporan warga mengenai kobaran api di toko penyediaan alat tulis kantor (ATK) bernama Naga Mulya sekitar pukul 20.20 WIB. Kemudian mobil-mobil damkar diterjunkan secara bertahap ke tempat kejadian perkara (TKP).

Ia mengatakan, kobaran api yang melahap lantai satu dan dua Toko Naga Mulya kemudian merembet ke toko penyediaan pakaian yaitu toko Modern yang letaknya bersebelahan.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu, pasalnya, saat dua toko tersebut terbakar, tidak ada satupun orang di dalamnya.

Sementara itu Wali Kota Bogor Bima Arya  di lokasi kebakaran mengatakan, api sudah berhasil dikendalikan.

“Yang penting pertama tidak ada orang di dalam. Dan pemiliknya ada dua orang, sudah memastikan tidak ada orang di dalam. Jadi tidak ada korban,” kata Bima di tengah penanganan kebakaran.

Baca juga : Pasar Cileungsi Ditutup, Empat Pedagang Positif COVID-19

Menurut Wali Kota, meski Pemkot Bogor telah membolehkan pertokoan untuk beroperasi selama masa transisi penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Tapi dua toko yang terbakar itu dalam kondisi tutup.

“Kita belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran, karena tidak ada saksi mata,” pungkasnya.

Reporter : Didon

Editor : Yaso

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *