Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Orang Tua Siswa Datangi SMPN 1 Rancabungur, Ini Penjelasan Kepala Sekolah

571
×

Orang Tua Siswa Datangi SMPN 1 Rancabungur, Ini Penjelasan Kepala Sekolah

Sebarkan artikel ini
Perwakilan orang tua siswa saat menemui Kepala SMPN 1 Rancabungur.

BOGOR, Kobra Post Online – Sejumlah orang tua siswa mendatangi Sekolah Menengah Pertamana Negeri (SMPN) 1 Rancabungur, Kabupaten Bogor, untuk bertemu dengan kepala sekolah, pada Rabu (31/1).

Salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya mengatakan, para ibu-ibu mendatangi SMPN 1 Rancabungur untuk menanyakan kebenaran perihal ikut dan tidak ikut Outing Class ke Garut tetap membayar Rp 700 ribu per-siswa.

“Saya merasa keberatan karena ikut dan tidak ikut tetap membayar Rp 700 ribu. Karena uang sebesar itu bagi saya sangat berarti nilainya, apalagi disaat ekonomi sulit seperti sekarang ini,” katanya di Bogor.

Di tempat yang sama, Opik menambahkan, jika itu benar ia merasa keberatan jika anaknya tidak ikut Outing Class harus tetap membayar sepenuhnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Rancabungur, Siti Khadijah menjelaskan, hal tersebut tidak dibenarkan, sebab telah terjadi miskomunikasi antar pihak sekolah dengan orang tua siswa.

“Itu hanya miskomunikasi atau kurang penjelasan dari pihak kami dengan orang tua siswa. Jadi, saya ingin semua siswa-siswi di sini jadi lulusan terbaik,” jelasnya.

Baca juga: Program P5 SMPN 1 Rancabungur Deklarasikan Anti Bullying

Lanjut Khadijah, permasalahan Outing Class yang terjadi di kalangan orang tua siswa ini merupakan kesalah pahaman belaka.

“Jadi permasalahan terkait siswa yang tidak ikut harus tetap bayar ini hanya kesalah pahaman,” tambahnya.

Khadijah menerangkan, sekolah meanggendakan Outing Class ke Garut ini dengan tujuan agar siswa mendapatkan ilmu-ilmu di tempat yang di kunjungi.

Outing class merupakan kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di luar kelas. Sehingga siswa di sana akan mendapatkan ilmu yang banyak, seperti tentang dari mana air panas, candi yang ada seperti apa sejarahnya, dan yang lainnya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *