MTQ Sarana Intropeksi Diri

oleh -148 views
MTQ

BOGOR, Kobra Post Online – MTQ (Musabaqoh Tilawatil Qur’an) bukan hanya harus terus berjalan dan sebagai pembinaan, tapi juga untuk sarana muhasabah atau introspeksi diri bagi semua.

“Muhasabah bagi semua, muhasabah bagi saya khususnya dan bagi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Sejauh mana dalam masa yang sangat sulit dan berat ini kita kembalikan semua jawabannya seperti yang ada di dalam Al-Qur’an,” ujar Bima ketika membuka Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 tingkat Kota Bogor 2021 di Gedung PPIB, Jalan Pajajaran, Kota Bogor. Rabu (15/09/2021).

Bima Arya mengisahkan Sahabat Rasulullah, Khalifah ketiga Utsman bin Affan mengatakan, apabila hati bersih maka sesungguhnya manusia tidak akan pernah kenyang dari membaca Al-Qur’an. Ia berpandangan, jika membaca saja jarang, berarti hati belum bersih, harus dijadikan muhasabah. Sejauh mana semua sudah menjalani siklus menjadi muslim sejati, membaca, mengamalkan, memahami, mengajarkan dan dakwah Al-Qur’an.

“Di satu sisi, saya bangga dengan banyak capaian dan pembinaan yang tentu bukan hanya ikhtiar dari Pemkot Bogor. Ada kompetisi yang baik yakni berlomba-lomba dalam hal kebaikan. Bukan sekedar piala, tapi semata-mata ibadah serta dalam rangka mencetak generasi islami dan Qurani,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua LPTQ Kota Bogor Ade Sarmili mengatakan, dari sisi peringkat MTQ, Kota Bogor memang turun. Tapi dari sisi pengikutsertaan peserta, jumlah juara banyak dan menyebar.

“Alhamdulillah, tahun ini peserta yang juara di tingkat Provinsi mendapatkan uang kadeudeuh Rp 45 juta untuk terbaik satu. Terbaik dua Rp 40 juta, terbaik ketiga Rp 35 juta, dan juara harapan juga dapat uang kadeudeuh,” kata Ade.

Baca juga : BLK Kota Bogor Gandeng HIPMI Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi

Ade yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor itu menjelaskan, uang kadeudeuh ini merupakan kebaikan Wali Kota Bogor untuk pencinta Al-Qur’an. Mengingat pecinta Al-Qur’an merupakan keluarga Allah di muka bumi. Sebab, mereka mempelajari, mengamalkan, mendakwahkan dan menyebarkan isi kandungan Al-Qur’an.

“Tahun ini kita berbangga ada anak 8 tahun warga Mulyaharja hafal 30 juz, dan anak 12 tahun di Bogor Barat yang juga hafal 30 Juz. Mudah-mudahan MTQ tahun ini menghasilkan juara terbaik di mata Allah, dewan hakim dan bisa mengamalkan isi Al-Qur’an. Kami bangga Program Bogor Mengaji saat ini sudah ada 2.400 santri tersebar di 68 kelurahan,” paparnya.

Reporter          : Junaedi

Editor              : Yaso

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *