Lanjut Irwansyah menjelaskan, kelompok tani dewasa ini berawal dengan anggota hanya 30 orang, namun seiring dengan perjalanannya terus berkembang. SK Lurah Kecana nomor 520/63/Tahun 2020 memperkuat terbentuknya KTD Abimantra.
“Nama KTD Abimantra artinya keberkahan yang di ambil dari bahasa Sansaketra,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada DKPP Kota Bogor H. Soni Gumilar mengatakan, KTD Abimantra adalah satu binaan DKPP Kota Bogor.
Baca juga : Data Kependudukan Memerlukan Kebaharuan
“KTD Abimantra terpilih mengikuti lomba Urban Farming P2L karena terintegrasinya kegiatan bidang pertanian, perternakan dan perikanan. Jadi, sesuai ketentuan dalam lomba tingkat Provinsi Jabar KTD Abimantra sudah memenuhi kriteria lomba yang telah ditetapkan oleh pemerintahan Provinsi Jawa barat,” kata Soni.
Sejauh ini, kata Soni, DKPP memberikan pembinaan kepada KTD Abimantra melalui pendampingan. Yaitu terhadap kegiatan budidaya, proses penanganan pasca panen dan memberikan saluran pemasaran terhadap produksi.
“Ada beberapa strategi yang dilakukan DKPP dalam memasarkan hasil pertanian dari kebun KTD. Yakni menyediakan pasar Mitra Tani yang berada di setiap Kelurahan. Melakukan pemasaran secara mobile melalui mobil pangan keliling setiap wilayah atau tempat pelayanan publik lainnya,” tukasnya.












