H. Irwansyah mengungkapkan, dengan berbagai persiapan-persiapan mengikuti lomba P2WKSS dewan juri Provinsi Jawa Barat melihat langsung kondisi di wilayah, melakukan penilaian, mengevaluasi dan monitoring sehingga Kelurahan Curug terpilih sebagai juara pertama se Jabar.
“Persiapannya memang sangat melelahkan, kurang lebih satu tahun kita bina masyarakat 100 KK binaan. Tetapi, dari semua itu saya merasa bersyukur dan bangga Kelurahan Curug bisa mendapatkan juara ke satu tingkat Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya.
Seusai menerima penghargaan Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, P2WKSS merupakan salah satu program peningkatan peranan wanita dalam pembangunan melalui pengembangan potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam. Pengembangan tersebut ditujukan demi terwujudnya keluarga sehat, sejahtera dan bahagia dengan wanita sebagai penggeraknya.
“Kerja keras dan kolaborasi semua berbuah hasil yang manis sehingga Kota Bogor menjadi juara pertama lomba P2WKSS. Ini satu hal yang akan terus kita lanjutkan untuk menguatkan peran perempuan dalam ketahanan keluarga,” ungkap Bima Arya.

Baca juga: Bantuan Gubenur Untuk Korban Longsor di Curug Bogor Barat
Bima Arya berharap, juara P2WKSS ini hanya bonus dari konsistensi yang terus dilakukan aparatur wilayah hingga kader PKK.
“Yang utama adalah warganya naik kesejahteraannya, kebersihannya, dan tidak boleh mundur. Jadi bukan hanya menyabet penghargaan tapi kualitas hidup warganya harus lebih baik lagi. Mudah-mudahan kelurahan lain juga terinspirasi dan bisa mengikuti apa yang sudah diikhtiarkan oleh Kelurahan Curug ini,” ujarnya.
Selain penghargaan P2WKSS, Kota Bogor juga berhasil menyabet juara pertama lomba Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (Gagah Bencana) tingkat Jawa Barat.












