Kecamatan Cigudeg Dapat Bantuan 1,5 Ton Beras Untuk Gasibu

oleh -711 views
Bantuan
Rapat koordinasi jajaran Muspika Cigudeg di Aula Kantor Kecamatan Cigudeg. (Foto : Dok. D. Alek)

BOGOR, Kobrapostonline.com – Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor mendapatkan bantuan beras sebanyak 1,5 ton dari Gubernur Jawa Barat yang disalurkan melalui Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Camat Cigudeg, Acep Sajidin mengatakan, bantuan beras tersebut untuk program gerakan nasi bungkus (Gasibu) yang dicanangkan oleh Gubernur Jabar.

“Beras ini akan kita bagikan ke setiap desa yang ada di wilayah Cigudeg. Masing-masing desa akan mendapatkan 1 kuintal (100 kg) beras untuk diolah menjadi nasi bungkus,” ungkap Acep saat ditemui Kobrapostonline di Kantor Kecamatan Cigudeg usai rapat koordinasi seluruh jajaran Muspika Cigudeg. Jum’at (29/05/2020).

Untuk pengelolaan Gasibu, lanjut Acep, pihaknya akan memberdayakan Tim Penggerak PKK kecamatan dan desa.

“Pengolahannya kita berdayakan Tim PKK. Gasibu itu nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang tidak mampu atau terdampak COVID-19,” imbuhnya.

Camat Cigudeg menuturkan, dalam acara rapat itu pihaknya juga membahas penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) tahap ketiga yang belum diputuskan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin.

“Ya, kita masih menunggu keputusan Bupati. Apakah penerapan PSBB akan diperpanjang atau tidak. Meskipun Pemprov Jabar sudah memutuskan untuk memperpanjang PSSB hingga 4 Juni 2020 nanti. Namun kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Baik nantinya PSBB itu diperpanjang ataupun tidak,” tuturnya.

Sedangkan mengenai situasi COVID-19 di Kecamatan Cigudeg, Acep mengungkapkan wilayahnya saat ini masuk dalam zona kuning.

“Artinya, tidak ada warga positif corona, namun ada yang PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Memang ada juga warga yang meninggal dunia dengan status PDP,” ungkapnya.

Baca juga : PT Bentonit Nanggung Bagikan 200 Paket Sembako

Terakhir, Camat itu berharap kondisi Covid-19 di wilayah Cigudeg dapat melandai dan berkurang, sehingga dapat masuk dalam kategori zona hijau.

“Mudah-mudahan virus corona cepat berlalu. Kalau pun wabah ini tidak hilang, tapi kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal, dengan adanya new normal yang di gagas pemerintah. Yang terpenting nanti, kita tetap memperhatikan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Reporter          : D. Alek

Editor              : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *