Jangan Ada Penista, Batu Tulis Aset Budaya

oleh -1.976 views
Prasasti Batu Tulis
Prasasti Batu Tulis

Kobrapostonline.com Jangan Ada Penista, Batu Tulis Aset Budaya. Rencana penataan kawasan Batu Tulis yang berada di Kecamatan Bogor Selatan oleh Pemerintah Kota Bogor mengundang perhatian serius. Terutama di kalangan pemerhati sejarah, lingkungan dan umumnya pemerhati kebudayaan.

Jika kita buka lembaran sejarah Kota Bogor, maka dapat diketahui bahwa di kawasan inilah terjadi sentuhan pertama orang Barat atau Belanda melalui ekspedisi VOC yang dipimpin Scipio tahun 1687.

Ekspedisi ini tak hanya memetakan kawasan-kawasan pedalaman di luar benteng Batavia. Sebagai catatan sejarah, Scipio dan kawan-kawan menemukan sisa-sisa tinggalan Pajajaran dan sebuah batu bertulis, arca purwakalih dan jejak kawasan Kerajaan Pajajaran.

Bahkan di dalam ekspedisi lanjutan Abraham van Riebeeck dua kali melakukannya. Pertama tahun 1703 dan 1704 ketika menjabat sebagai petinggi VOC dan tahun 1709 tatkala Riebeeck menjabat Gubernur Jenderal masa bakti 1709 sampai 1713.

Riebeeck lah yang pertama kali menamakan kawasan yang dikenal sebagai temuan situs batu bertulis menjadi Kampung Batutulis. Hingga saat ini tak pernah berubah yaitu Kelurahan Batutulis.

Wacana penataan Kawasan Batu Tulis adalah momentum paling tepat untuk mengembalikan situs-situs bersejarah kepada fungsi utama semula. Situs Prasasti Batu Tulis adalah satu-satunya situs di Kota Bogor yang terkait dengan keberadaan Kerajaan Pajajaran dan Sri Baduga Maharaja.

Jika sebuah situs bersejarah itu rusak, baik dengan sengaja atau akibat bencana alam misalnya, maka tak ayal akan merusak pula jejak tinggalan atau artefak budayanya. Sudah tentu akan mempengaruhi nilai-nilai kesahihan budaya tersebut dan terdampak kepada perjalanan sejarah suatu bangsa.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *