Inovasi Warga KENTAGOR, Dari KWT Hingga Kolam Tadah Hujan

oleh -2.400 views
Kawasan Kentagor
Kawasan Kentagor

BOGOR, Kobrapostonline.com – Inovasi warga Kencana Tanah Sareal Kota Bogor (Kentagor) kian berkembang. Seperti di kawasan RT.03 RW.13 Perumahan Dharmais Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor,  kini  semakin nyaman dan asri. Pasalnya, 40 kepala keluarga (KK) penghuni kawasan itu terus bebenah.

Dengan swadaya murni masyarakat, lingkungan yang sebelumnya gersang kini menjadi lingkungan yang sejuk.

Inovasi warga Kentagor ini mengusung konsep Urban Farming, dengan membangun sebuah kawasan hijau yang ditanami dengan berbagai jenis tanaman disekitar rumahnya.

Selain sudah memiliki Kebun KWT (Kelompok Wanita Tani) yang bernama KENTAGOR (Kencana Tanah Sareal Kota Bogor) dengan ratusan jenis tanaman, warga pun kini membangun  kolam tadah air hujan untuk menangkal banjir.

Kolam tadah hujan
Kolam tadah hujan

“Kolam resapan air hujan ini berukuran 25 meter x 10 meter dengan kedalaman 1,5 meter dan mampu menampung 300 kubik air hujan,” kata Mikhael Massa penggagas konsep Urban Farming RW.13 Kelurahan Kencana, Rabu (6/11/2019).

Namun menurut Mikhael, jika curah hujannya tinggi dengan kapasitas air lebih dari 300 meter kubik dan turun hujannya lebih dari 4 jam maka pintu airnya terpaksa dibuka agar tidak meluap. Kemudian dibuang kesaluran yang tersambung dengan kolam.

Lanjut Mikhael, kolam tadah air hujan ini sangat efektif untuk menampung air yang mengalir dari atas di kawasan perumahan tersebut.

“Air yang masuk ke kolam itu cepat meresap karena tidak sekedar kolam, tapi ada resapan didasar kolam berupa  ijuk, pasir dan batu-batuan. Yang pasti kolam tadah hujan ini melebihi lubang biopori,” terangnya.

Baca juga : Mobil Terbakar di Jalan Raya Sholeh Iskandar

Menuju lokasi KWT
Menuju lokasi KWT

Mikhael mengakui bahwa komitmen warga untuk menjaga kelestarian dan kenyaman pemukiman sangat luar biasa.

“InsyaAllah apa yang dilakukan warga ini, selain wujud kepedulian terhadap lingkungan juga  dalam rangka penilaian BogorKu Bersih,” pungkasnya.

Reporter : Yaso

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *