Wakil Wali Kota juga menekankan, berkurangnya anggaran tidak boleh sampai menggerus semangat seluruh jajaran pengurus Kwarcab Pramuka Kota Bogor dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan dan sosial.
“Kita masih terus berusaha semaksimal mungkin dalam menyesuaikan kegiatan mana saja yang memang akan menjadi prioritas pada tahun 2021 ini. Dan kegiatan apa yang kira-kira bisa kita tunda dahulu karena memang belum prioritas,” paparnya.
Untuk mendukung jalannya berbagai kegiatan, menurut Dedie para anggota pramuka memiliki peluang memanfaatkan aset milik pemerintah kota. Setidaknya hal ini tentu dapat membantu meringankan kebutuhan biaya. Selain itu para anggota harus membuat berbagai terobosan dalam aktivitas kepramukaan.
Terobosan tersebut antara lain dalam hal pengelolaan media dan promosi. Terobosan pada sektor ini cukup penting, karena bisa menjadi salah satu cara untuk dapat menggalang partisipasi publik. Dukungan masyarakat terhadap gerakan pramuka merupakan dukungan yang seyogianya diberikan.
Hal itu diperlukan karena gerakan pramuka tak lain adalah gerakan edukasi untuk membentuk generasi muda yang menjiwai. Dan memahami nilai-nilai kemanusiaan serta mampu bersikap membela kepentingan kemanusiaan. Tentunya untuk meraih tujuan itu, perlu adanya dukungan semua pihak. (Adv)












