Diduga Depresi, Seorang Kakek Coba Bunuh Diri

oleh -481 views
Depresi
Evakuasi korban bunuh diri. (Foto : Andi S.)

BOGOR, Kobra Post Online – Diduga mengalami depresi akan penyakit menahun yang di derita, seorang kakek mencoba bunuh diri.

Pria berusia 60 tahun itu mencoba mengakhiri hidupnya setelah meminum racun serangga di area lapangan bola di Kampung Petir RT.03 RW.04, Desa Bojong Jengkol, Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, Jum’at (16/07/2021).

Kepala Desa (Kades) Bojong Jengkol, Awalludin RA membenarkan adanya kejadian percobaan bunuh diri itu.

“Setelah salat Jum’at ada warga melaporkan ke saya di kantor desa, bahwa di belakang rumah saya ada orang yang mau melakukan bunuh diri di kebun Kampung Petir Desa Bojong Jengkol,” ungkapnya kepada Kobra Post Online di ruang kerjanya, Jum’at (16/07).

Setelah mendengar informasi tersebut, lanjut Kades, pihaknya beserta Linmas dan Bhabinkamtibmas segera menuju tempat kejadian perkara (TKP).

“Alhamdulillah korban masih bisa tertolong dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat,” katanya.

Awalludin menuturkan, menurut informasi dari salah satu warga yang menyaksikan kejadian ini, korban merupakan masyarakat dari Desa Cinangka.

“Ternyata kakek tua itu bernama Idas warga desa tetangga, yakni Desa Cinangka. Saat itu saya langsung menghubungi kepala desa terkait,” tuturnya.

Kades menambahkan, tidak lama setelah info itu sampai ke Desa Cinangka, keluarga korban datang ke lokasi kejadian. Menurut keluarga korban bahwa Idas mengalami depresi akibat menderita penyakit menahun.

“Setelah ada pengakuan dari keluarganya, kita menyerahkan untuk dibawa pulang atau ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan perawatan,” tutup Awalludin.

Baca juga : Menyelamatkan Mutu Lingkungan dengan LLTT

Di tempat terpisah, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ciampea Kompol Beben Susanto juga membenarkan kejadian tersebut. Ia berpesan kepada masyarakat untuk memperkuat iman dan takwa agar tidak memilih mengakhiri hidup meskipun memiliki masalah besar.

“Termasuk juga tokoh agama untuk selalu memperkuat keimanan dan kesabaran di tengah masyarakat agar tidak terjadi lagi hal seperti ini,” tandasnya.

Reporter          : Andi S.

Editor              : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *