Kades itu berharap, Angklung Gubrak ini bisa meningkat statusnya jadi mata budaya Indonesia dan jadi warisan budaya dunia. “Kedepan harapan kami bisa dikukuhkan langsung oleh badan PBB, UNESCO,” harapnya.
Menurut Ismail, bahwa Angklung Gubrak merupakan salah satu warisan budaya yang tumbuh dan berkembang di Cigudeg Kabupaten Bogor, bahkan jadi warisan budaya tertua di wilayah Cigudeg. Karena konon katanya, sebelum adanya Belanda, Angklung Gubrag sudah ada dan menjadi salah satu ikon Kabupaten Bogor.
Baca juga: Verifikasi Data Penerima BLT, Desa Mekarjaya Gelar Musdesus
Untuk itu dirinya meminta agar masyarakat Desa Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg, berperan aktif dalam melestarikan seni dan budaya Sunda salah satunya Angklung Gubrak melalui berbagai kegiatan baik kegiatan seni budaya, kepariwisataan dan kegiatan lainnya sehingga Angklung Gubrak dapat dikenal oleh masyarakat luas baik nasional bahkan internasional.
“Mari kita terus jaga dan rawat tradisi seni dan budaya Angklung Gubrak dengan baik, agar desa ini tetap menjadi desa yang tradisional, tetapi berpenghasilan internasional, artinya wajah desa tapi penghasilan kota,” ajak kades.












