Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Oknum ASN Asik Main Biliar dan Pesta Miras

1990
×

Oknum ASN Asik Main Biliar dan Pesta Miras

Sebarkan artikel ini

Pj Bupati Bekasi Tak Bergeming Saat Dikonfirmasi

biliar

BEKASI, Kobra Post Online – Sekelompok oknum ASN diduga tengah asik bermain biliar dan pesta minuman keras (miras) pada kegiatan yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bekasi di Hotel Grand Zuri, Cikarang pada Senin (13/3) malam.

Terkait hal itu, Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, H. Dani Ramdan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi tak bergeming saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan WhatsApp pada Rabu (15/3) hingga saat berita ini ditayangkan.

Sementara, Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Syaiful Bachri menanggapi adanya dugaan oknum ASN melakukan pesta miras dan bermain biliar pada kegiatan itu mengatakan, akan memanggil semua panitia acara untuk mengetahui kejadian sebenarnya.

“Saya harus cek terlebih dahulu posisinya seperti apa dan saya tanya dulu kepada panitia. Kalau memang ada oknum, saya akan fokus mengklarifikasinya,” katanya, lewat pesan WhatsApp, Rabu (15/3).

Dugaan sekelompok ASN bermain biliar dan pesta miras ini diketahui berawal ketika awak media secara khusus hendak melakukan peliputan acara Bawaslu, namun pihak panitia penyelenggara tidak ada yang dapat dimintai keterangan terkait kegiatan itu.

Saat awak media memasuki ruangan salah satu hotel, ternyata menemukan dan melihat sekelompok oknum berseragam ASN sedang asik bermain biliar dan meminum minum keras.

“Ketua Panitia acara sedang tidak ada, dia pergi ke Bandung. Seharusnya kan di situ banyak panitianya, ya ditegur. Seharusnya jangan seperti itu, karena masih memakai seragam, jangan dibiarkan saja,” ucap narasambur lewat telepon seluler, pada Rabu (15/3).

Baca juga: Diduga Oknum ASN Pesta Miras, Ini Keterangan Ketua Bawaslu Kab. Bekasi

Seharusnya, lanjut sumber, jangan sampai ada kata pembiaran seorang ASN berseragam melakukan pesta miras dan bermain biliar pada kegiatan resmi Bawaslu.

“Saat di lokasi biliar terlihat ada sekitar 10 orang dan 5 gelas untuk meminum minum keras secara bergantian. Parahnya, saya malah diminta menjaga minuman,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *