Zona Merah, Pemkot Bogor Terapkan PSBMK

oleh -650 views
PSBMK
Wali Kota Bogor Bima Arya.

BOGOR, Kobra Post Online – Masuk zona merah Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor  menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) selama 2 pekan. Penetapan PSBMK tersebut terhitung 29 Agustus hingga 11 September setelah.

“Kita mempercepat evaluasi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dengan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas. Jadi, akan ada pembatasan aktivitas atau semi lockdown pada setiap RW yang masuk zona,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya saat konferensi pers di Balai Kota Bogor. Jumat (28/08/2020).

Pembatasan mikro RW zona merah, Pemkot Bogor meminta agar warga tidak beraktivitas atau berkerumun. Termasuk membatasi kegiatan sosial keagamaan yang pengawasannya melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, ASN, Kelurahan, Kecamatan dan RW siaga.

“Boleh beraktivitas kalau untuk kesehatan dan pangan. Jadi masih boleh bekerja tapi tidak boleh berkerumun atau nongkrong. Artinya bukan berarti lockdown total,” jelas Bima.

Pada Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas ini, Pemkot Bogor memberlakukan jam operasional bagi toko-toko, unit usaha. Yakni hingga pukul 18.00 WIB dan juga jam malam aktivitas warga hingga pukul 21.00 WIB.

“Jadi, jam 6 malam ini stop dulu operasional mal, kafe, restoran, jangan sampai ada kerumunan-kerumunan. Jam 9 malam sebaiknya tidak ada aktivitas, enggak ada lagi yang nongkrong, kita akan awasi setiap malam. Kita ingin warga tahu bahwa sekarang situasinya sedang tidak baik,” tegasnya.

Baca juga : Pastikan PSBB Berjalan, Bima Akan Lakukan Sidak

Pihaknya sudah menyiapkan payung hukum berupa Perwali Nomor 107 Tahun 2020 mengenai sanksi dari hukuman sosial hingga denda jika warga kedapatan melanggar.

“Perwalinya tinggal ditandatangani,” katanya.

Selain itu, Pemkot Bogor akan melibatkan lebih aktif lagi komunitas-komunitas yang tidak terjangkau oleh RW. Seperti perkantoran, tempat usaha dan lain-lain untuk mengawasi protokol kesehatan.

Reporter          : Hamid

Editor              : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *