Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Waspada Hipnotis via Ponsel, Warga Kebon Pedes Jadi Korban

1032
×

Waspada Hipnotis via Ponsel, Warga Kebon Pedes Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
Waspada Hipnotis via Ponsel, Warga Kebon Pedes Jadi Korban
Foto: Ilustrasi.

BOGOR, Kobra Post Online – Modus penipuan dengan memperdayai korbannya dengan hipnotis via ponsel menimpa warga Gang Pacilong Kelurahan Kebon Pedes Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor.

MS wanita berusia 27 tahun menjadi korban hipnotis via ponsel, dengan sekejap uang sebesar Rp 23,5 juta lenyap dalam tabungannya pada Minggu (18/6) malam.

Berawal dari pesan Whatsapp yang menawarkan pekerjaan paruh waktu melalui bisnis sistem bagi komisi, kemudian pelaku melakukan panggilan telepon. Di sinilah korban mulai tidak sadar dan masuk dalam pengaruh hipnotis pelaku.

Korban MS mengaku, sekitar pukul 16.00 WIB ada pesan Whatsapp masuk di ponselnya dari orang yang tidak dikenal. Pelaku menawarkan pekerjaan paruh waktu dengan menggunakan media youtube di internet yang menjanjikan pemberian komisi.

“Lalu saya tanya, dapat dari mana nomor saya? Pelaku menjawab, bahwa pihaknya banyak merekrut pekerjaan paruh waktu di internet. Dan nomor didapat dari Departemen Sumber Daya Manusia,” ungkap MS kepada media.

Tak berselang lama, sambungnya, si pelaku melakukan panggilan telepon. Menurutnya dari sinilah ia mulai kehilangan kesadaran dan menuruti semua perintah pelaku.

“Saya mulai terjebak dalam pengaruh hipnotisnya, dan melakukan semua yang diperintahkannya melalui sambungan telepon. Mulai diminta transfer diawali dengan nominal Rp 1,5 juta, Rp 7 juta dan dua kali Rp 7,5 juta, hingga total 23,5 juta rupiah,” paparnya.

MS mengaku tersadar, saat melihat saldo di M-banking salah satu Bank Swastanya tinggal 200 ribu rupiah. Ia kaget bercampur panik saat itu, apalagi sempat mengecek situs Kominfo, ternyata nomor rekening pelaku sudah terdata dan teridentifikasi sebagai penipu.

“Saya baru tersadar dari pengaruh hipnotis via ponsel saat menyadari saldo saya tinggal 200 ribu lagi. Itu sekitar pukul 18.00 WIB dan kemudian saya menyampaikan kepada keluarga atas kejadian ini,” ucapnya.

Atas kejadian tersebut, korban didampingi pihak keluarga melaporkan hal ini kepada Polresta Bogor Kota pada Senin (19/6) pukul 08.30 WIB, dengan nomor laporan LP/B/413/VI/2023/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JABAR.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *