BEKASI, Kobra Post Online – Ironis. Di tengah gencarnya program bersih-bersih lingkungan oleh Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, justru Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Wilayah 4 diduga membiarkan tumpukan sampah berserakan di berbagai titik.
Pemerhati lingkungan Nugraha Hamdan menyebut kondisi ini memalukan. Bahkan, ia menilai UPT Kebersihan terkesan tidak peduli.
“Tumpukan sampah itu ada tepat di sekitar kantor UPT Kebersihan sendiri. Ini seperti pembiaran yang disengaja,” ujar Nugraha, Senin (9/6/2025).

Menurut Nugraha, tumpukan sampah di Wilayah 4 menyebar luas, mulai dari sepanjang Jalan Warung Satu Arah Kecamatan Tambelang, jalur menuju Cikarang Bekasi Laut (CBL), hingga belakang Pasar Baru Cikarang.
Ia menilai pihak UPT tidak serius dalam menangani persoalan sampah. “Harus ada solusi konkret. Jangan dibiarkan. Mereka perlu belajar soal pengelolaan dan pengolahan sampah dari sumbernya,” katanya.

Nugraha juga menyesalkan minimnya komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat atau para penggiat lingkungan.
“Selama ini tidak pernah ada dialog. Jadi saya simpulkan, tanggung jawab penuh soal sampah ini ada di pemerintah daerah,” tegasnya.
Baca juga: Pengelolaan Sampah SGC Mall Cikarang Bekasi Diduga Langgar Aturan

Keluhan serupa datang dari warga Sukajaya. Seorang warga, sebut saja I, meminta UPT Kebersihan Wilayah 4 segera turun tangan. “Di Kampung Baru, pinggir jalan juga penuh sampah. Tolong dibersihkan,” ujarnya.
Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, Kepala UPT Kebersihan Wilayah 4, Suhendi, belum memberikan tanggapan meski telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh awak media.












